Sebanyak 498 Napi Lapasustik Kelas II A Cirebon Dapat Remisi Khusus Idul Fitri

CIREBON - Sebanyak 498 Napi di Lembaga Pemasyarakatan Khusus Narkotika (Lapasustik) Kelas II A Cirebon mendapat remisi khusus Idul Fitri tahun 2019.

Remisi khusus Idul Fitri diberikan karena sejumlah Napi tersebut dinilai telah memenuhi beberapa kriteria pemberian remisi yang telah ditentukan.

"Dari jumlah itu, masing-masing Napi mendapat remisi berfariasi, mulai dari satu bulan hingga dua bulan, "kata Kepala Lapasustik Kelas II A Cirebon, Jalu Yuswa Panjang, Rabu (12/06/2019)

Dijelaskan Jalu, ke 963 Napi itu terbagi dalam kategori pidana B1 sebanyak 939 orang. Dalam kategori B2a tidak ada, kemudian kategori pidana B3 sebanyak 22 orang dan kategori pidana seumur hidup sebanyak 2 orang. Dari jumlah tersebut, kata Jalu, Napi yang mendapat remisi khusus Idul Fitri tahun 2019 sebanyak 498 orang.

"Dari jumlah tersebut, napi yang  mendapat remisi khusus Idul Fitri sebanyak 498 orang. Dengan kriteria remisi 15 hari tidak ada, remisi satu bulan sebanyak 355 orang, remisi 1,5 bulan sebanyak 123 orang dan remisi dua bulan sebanyak 20 orang. Jadi totalnya ada 498 napi yang dapat remisi, "katanya.

Lanjut Jalu, menurutnya bagi napi yang tidak diusulkan atau tidak mendapat remisi khusus disebabkan karena napi tidak memenuhi empat syarat yang sudah ditentukan.

"Yang pertama, dalam enam bulan terakhir napi melakukan pelanggaran tata tertib. Karena salah satu syarat bisa mendapatkan remisi khusus idul fitri itu napi berkelakuan baik selama enam bulan berturut-turut," katanya.

Dan syarat ketiga, kata Jalu, Napi belum menjalani sepertiga masa pidana sesuai PP nomor 28 tahun 2006. Sedangkan syarat terakhir adalah, Napi sedang menjalani sisa pidana atas pembebasan bersyarat yang gagal.

"Keempat, karena napi sedang menjalani sisa pidana atas pembebasan bersyarat yang gagal. Jadi, gagalnya bebas bersyarat ini dianggap sebagai pelanggaran karena dia (napi) tidak tertib melaksanakan syarat-syarat dari pembebasan bersyarat," terangnya.

Sementara, dua orang napi lainnya tidak mendapat remisi. Pihak Lapas tidak mengusulkan remisi khusus Idul Fitri.

"Dua orang penghuni yang tidak mendapatkan remisi karena keduanya menjalani pidana seumur hidup," tandasnya. (abr)

 

 

 

 

Tags:

Berita Terkait

Related News