Pengamat : Ketua KPU Harus Tindak Tegas Anak Buah Yang Jadi Mafia Pemilu

KARAWANG - Pengamat Kepemiluan, Adam Bachtiar mencoba menyikapi ramainya pemberitaan mengenai permainan melanggar hukum di lingkungan KPU Karawang tentunya. Adam menilai tingkah laku satu oknum Komisioner KPU Karawang dan 12 oknum Ketua PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) yang berperan menjadi mafia pemilu dengan menerima sejumlah uang dari Caleg harus ditindak tegas oleh Ketua KPU Karawang.

"Ketua KPU Karawang Miftah Farid harus berani menindak tegas semua personel yang terbukti terlibat dan semua jaringannya. KPU harus mampu membangun kembali kepercayaan publik yang hancur karena ulah oknum-oknum tersebut. Mereka juga harus mempertanggungjawabkannya secara hukum," ucap Adam kepada Portaljabar.net, Sabtu (15/06/2019).

Dalam situasi seperti sekarang, Adam menyarankan Ketua KPU Karawang harus mengambil langkah cepat dan konkrit untuk mencari kebenarannya.
"Jika KPU diam dan melakukan pemibiaran maka mereka bisa dituntut secara hukum," jelasnya.

"Ketua KPU wajib segera memanggil dan meminta keterangan dari semuanya termasuk minta penjelasan dari Calegnya. Jika hal tersebut tidak dilakukan itu artinya pembiaran dan  oknum Komisioner dan oknum Ketua PPK bisa keseret kasus tersebut semuanya," ucapnya.

Adam menilai Ketua KPU Karawang sebagai pimpinan lembaga bisa dimintai pertanggungjawabannya walaupun misalkan tidak terlibat. Apalagi jika Ketua KPU Karawang membiarkan, sama saja dengan merestui anak buahnya menjadi mafia pemilu.

Selanjutnya Adam menegaskan kejadian memalukan ini menjadi sejarah buruk bagi pelaksanaan pemilu. Lanjutnya hal tersebut tidak akan terjadi apabila KPU Karawang melakukan pengawasan ketat dan ini adalah sebuah kecerobohan KPU dalam melaksankan tugasnya. "KPU dan semua jajarannya sudah tidak mampu menjaga integritasnya sebagai penyelenggara. Terlebih dengan terindikasinya keterlibatan salah satu komisioner," tandasnya.

Hingga saat belum ada statement resmi dari KPU Karawang mengenai langkah-langkah yang bakal diambil dalam menyelesaikan kasus mafia pemilu yang saat ini mencoreng kredibilitas lembaga tersebut. (Uya)

Tags:

Berita Terkait

Related News