Dugaan Korupsi BOP, Kejari Akan Kembali Periksa Pejabat DPRD Garut

GARUT,- Pekan depan Kejaksaan Negeri (Kejari) Garut akan kembali melakukan pemeriksaan terhadap para pejabat Sekretariat DPRD Garut.  Hal itu terkait dengaan kasus dugaan korupsi anggaran Biaya Operasional (BOP) DPRD Garut. 

"Rencananya pekan ini kita akan kembali memeriksa para pejabat Sekretariat DPRD. Sekarang sudah masuk tahap penyelidikan," ujar Kasie Intelejen Kejari Garut, Dodi Wicaksono, SH, MH, Sabtu (15/6/2019).

Diungkapkan Dodi, pada tahap pengumpulan data saat awal menerima informasi adanya dugaan tindak pidana korupsi, pihaknya sudah melakukan klarifikasi terhadap para pejabat. Hasilnya terdapat indikasi adanya kerugian keuangan negara.

"Dalam BOP DPRD ada indikasi yang kuat terjadinya korupsi. Kita belum bisa secara detail kegiatan mana saja yang merugikan keuangan negaranya. Sabar ya, kita usut tuntas semuanya kasus ini," kata Dodi.

Selain BOP DPRD Garut, ada anggaran lain yang indikasinya kuat. Hal ini diketahui saat klarifikasi. "Kita kembangkan bukan saja BOP melainkan ada anggaran lainnya yang kita bidik," katanya.

Terkait rencana pemeriksaan anggota DPRD dan empat pimpinan DPRD, Dodi mengaku akan dilakukan setelah selesai pemeriksaan para pejabat Setwan.

"Tidak hanya itu, Kita juga akan memanggil empat pimpinan DPRD untuk dimintai keterangannya. Namun, setelah rampung memeriksa para pejabat Sekretariat DPRD," cetusnya.

Dodi berharap, masyarakat Kabupaten Garut percaya terhadap Kejaksaan Negeri Garut dalam menuntaskan kasus dugaan yang terjadi di DPRD. 

"Penangan kasus ini akan diusut sampai tuntas. Masyarakat Garut sabar, tidak bisa cepat kalau penanganan korupsi," katanya. (agus)

Tags:

Berita Terkait

Related News