Polres Garut Tetapkan Pelaku Penistaan Agama Dan Makar Jadi Tersangka

GARUT,- Polisi menetapkan Hamdani, warga Kampung Babakan Limus, Desa Purbayani, Kecamatan Caringin, Kabupaten Garut, sebagai tersangka kasus penistaan agama dan makar. 

Polisi masih terus mengembangkan kasus ini sehingga tak menutup kemungkinan akan ada tersangka lainnya.

“Betul, Hamdani saat ini telah kita tetapkan sebagai tersangka dlam kasus penistaan agama dan makar. Hamdani diamankan juga sebagai upaya polisi dalam mencegah terjadinya hal yang tak diharapkan, mengingat warga sudah dibuat geram dengan ulah yang dilakukan Hamdani” kata Kasatreskrim Polres Garut, AKP Maradona Armin Mappaseng, Senin (17/6/2019).

Dikatakannya, sebelumnya, Hamdani diamankan polisi karena telah membuat surat pernyataan yang kemudian dikirimkan ke lembaga pemerintahan di daerahnya.

Dalam surat pernyataannya, Hamdani menyatakan bahwa dirinya meyakini Sensen Komara merupakan rasul dan nabi yang juga Presiden Pusat Republik Indonesia.

"Ulah Hamdani tersebut telah menimbulkan kegemparan warga, bukan hanya di wilayah Caringin tapi juga warga Garut lainnya," ujarnya.

Maradona mengatakan, selain telah memeriksa Hamdani, pihaknya juga telah memanggil dan memintai keterangan dari sejumlah saksi.

Hasil pemeriksaan sementara, Hamdani memang mengakui jika dirinya meyakini Sensen sebagai rasul dan nabi yang juga Presiden Pusat RI.

“Kami masih terus mengembangkan penyelidikan di antaranya dengan terus menggali keterangan dari yang bersangkutan. Jika ada perkembangan, kami akan segera sampaikan,” kata Maradona.

Ia menuturkan, tersangka membuat surat pernyataan tersebut pada Selasa (11/6/2019).

Tak cukup dengan hanya membuat, surat pernyataan tersebut kemudian ia sebarkan dan kirimkan termasuk ke lembaga pemerintahan dan aparat keamanan di wilayah Kecamatan Caringin.

Diberitakan sebelumnya, Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna, mengungkapkan, polisi telah melakukan pemeriksaan terhadap Hamdani atas dugaan penistaan agama dan makar yang dilakukannya.

Dugaan penistaan agama karena Hamdani secara terang-terangan menyatakan meyakini Sensen Komara sebagi rasul dan nabi. Adapun dugaan makar karena ia juga menyatakan dirinya hanya mengakui Sensen Komara sebagai Presiden Pusat RI.

“Setelah kita amankan, pemeriksaan terus dilakukan terhadap yang bersangkutan. Selain itu ada juga sejumlah saksi yang juga kita mintai keterangannya dalam kasus ini,” sebut. (des)

Tags:

Berita Terkait

Related News