Cabuli 8 Muridnya Guru Ngaji Dilaporkan Polisi

Portal Donasi

CIREBON – AHM seorang guru ngaji di Kecamatan Babakan, Kabupaten Cirebon dilaporkan sejumlah orang tua murid, lantaran diduga telah melakukan tindak pidana pencabulan terhadap delapan muridnya.

Sejumlah orang tua siswa, asal Desa Babakan Gebang, Kecamatan Babakan, Kabupaten Cirebon. Kamis pagi mendatangi unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Cirebon Kabupaten.

Kedatangan mereka untuk melaporkan perbuatan tindakan senonoh terhadap delapan anak perempuan dibawah umur yang dilakukan oleh oknum guru ngaji di Didesanya.

“pelaku melakukan aksi pelecehanya saat kegiatan mengajar ngaji di musola setempat, dan pelaku juga kerap kali mengirim pesan tidak senonoh melalui pesan singkat di Hp muridnya, “kata Karsina, salah satu orang tua murid. Kamis (20/06/2019)

Aksi guru ngaji bejat itu terbongkar, lanjut Karsina saat dirinya mengetahui pesan singkat dari pelaku di telepon genggam milik putrinya. Yang didalamnya terdapat pesan tidak senonoh dari oknum guru ngaji tersebut.

“awalnya kami temukan adanya pesan singkat dari oknum guru tersebut, di hp milik anak saya, yang isinya sangat tidak mencerminkan sebagai seorang guru ngaji, “katanya.

Dari pesang singkat itu, ia mendesak putrinya, agar menceritakan kelakukan bejat dari seorang guru ngaji tersebut.

“Setelah didesak, anak saya menceritakan kelakukan bejat guru ngajinya saat mengajar ngaji. Bukan hanya putrinya saja yang menjadi korban, melainkan ada sebanyak delapan anak perempuan yang menjadi korban, “katanya.

Ia dan orang tua korban lainya, sangat berharap. Agar oknum guru ngaji yang telah berbuat tidak senonoh terhadap putri-putrinya segera diproses secara hokum yang berlaku.

“saya berharap, sebelum ada korban lain, oknum guru ngaji itu segera diproses sesui hokum yang berlaku, “katanya. (abr)

Tags:

Berita Terkait

Related News