Pabrik Korek Api Terbakar Dan Menewaskan 5 Anak, KPAI Turut Berduka

JAKARTA - Komnas Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyampaikan ucapan duka yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya 30 buruh termasuk 5 anak-anak akibat  dari terbakarnya pabrik Korek Api Rumahan di Desa Sambirejo, Kecamatan Binjai,  Kabupaten Langkat. "Kami ucapkan duka yang mendalam apalagi diantara 30 buruh ada 5 anak yang meninggal karena terpanggang," ucap Ketua Umum KPAI, Arist Merdeka Sirait, Senin (24/06/2019).

Lanjut Arist, ditemukannya 5 anak yang menjadi korban meninggal berdasarkan hasil penelusuran dari Tim Investigasi Cepat Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Sumatera Utara dan LPA Langkat.

Dari informasi yang dikumpulkan tim investigasi cepat di lokasi kebakaran itu bermula dari ledakan tabung gas yang berakibat api langsung muncul dan menyambar pabrik yang lebih pantas disebut rumah itu.

Selanjutnya api langsung membesar dan tidak terkendali karena bangunan pabrik itu terbuat dari papan. Akibatnya  puluhan buruh yang sedang bekerja tak sempat keluar akibatnya semuanya tewas terpanggang.

Menurut Arist, masyarakat langsung heboh dan panik. "Ratusan orang langsung memenuhi pabrik dan sibuk untuk memadamkan api sekaligus memberikan pertolongan kepada korban," jelasnya.

Atas kejadian ini, Arist mendesak Gubernur Sumatera  Utara, dan juga Bupati Langkat untuk segera melakukan  langkah-langkah rehabilitasi sosial  santunan bagi keluarga korban dan menjadikan peristiwa ini instropeksi atas lemahnya kewajiban pengawasan pemerintah terhadap perusahaan-perusahaan maupun industri rumahan.

Sementara itu, Kapolsek Binjai melalui Kasubag Humas Polres Langkat AKBP Arnol Hasibuan SH menyebutkan,  setelah api dapat dipadamkan puluhan mayat ditemukan bergelimpangan.

"Diantara mayat orang dewasa yang didominasi perempuan  itu juga ditemukan anak-anak," ujar Arnol. (Uya)

Tags:

Berita Terkait

Related News