Miris, Bandung Peringkat 1 Kasus HIV Dan Aids Di Jabar

BANDUNG, - Hingga Desember 2018 penderita kasus HIV dan Aids di provinsi Jawa Barat mencapai 47 ribu kasus lebih. Data tersebut disampaikan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Bawat saat pertemuan koordinasi Penguatan kelembagaan komisi Penanggulanagn AIDS se Jawa Barat.

Kepala Dinas Kesehatan Provisi Jawa Barat Berli Hamdani meyebutkan dari kota kabupaten yang ada di Jawa Barat kota Bandung menempatkan kasus HIV dan Aids terbanyak. 

"Kedua bekasi dan kabupaten Indramayu," kata Berli di Gedung Sate Senin (24/6).

Pertambahan kasus HIV dan AIDS tidak hanya terjadi dalam penemuan kasus yang terdapat dalam populasi resiko tinggi tetapi juga sudah mulai masuk dalam populasi resiko rendah yaitu Ibu rumah tangga, terlebih lagi sudah mulai ditamukan kasus pada anak.

"Tujuan diadakannya pertemuan koordinasi penguatan kelembagaan KPA seJabar ini ialah untuk melaksanakan koordinasi dan penguatan kelembagaan kepada KPA kabupaten/kota terhadap upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan HIV (P2HIV) di Jabar dan diharapkan adanya persamaan persepsi program dan kelembagaan KPA dalam pencegahan dan penanggulangan HIV AIDS di propinsi Jabar," tuturnya.

Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana menambahkan, sebetulnya Kota Bandung saat ini masih konsisten, masih memiliki komisi penanggulangan AIDS Kota Bandung.

Sementara di daerah lain kata dia, tidak ada KPA, mudah-mudahan dengan ada KPA ini penanggulangan AIDS khususnya di kota Bandung itu bisa lebih apa lebih baik lagi.

"Karena teman-teman lebih leluasa untuk update beberapa data penderita dan lain-lain. Mudah-mudahan kerjasama kota dengan KPA, kedepan untuk menekan jumlah penderita HIV AIDS ini bisa berjalan dengan baik," ujar Yana. (ipan)
 

Tags:

Berita Terkait

Related News