Keluarga Kecewa, Polisi Tangkap AN Tanpa Pemberitahuan

CIREBON,- Keluarga terduga teroris, AN, yang diamankan tim Densus 88 Mabes Polri di Kota Cirebon usai sholat subuh berjamaah, menyayangkan sikap petugas kepolisian.

Pasalnya AN ditangkap paksa di jalan, tepat depan gang rumahnya.

Hal itu diungkapkan istri tersangka, Ummu Usamah, yang merasa kecewa lantaran polisi menangkap paksa suaminya tanpa adanya pemberitahuan kepada keluarganya.

"Kami sangat kecewa pada petugas, karena saat suami saya dibawa dengan secara paksa. Tanpa adanya konfirmasi terlebih dulu ke keluarganya," katanya kepada awak media, Rabu (26/06/2019)

Bahkan, lanjut Ummu, hingga saat ini dari pihak yang berwajib tidak melakukan konfrimasi kepadanya sebagai istri sahnya.

"Hingga saat ini, tidak ada petugas yang datang kerumah untuk memberitahu bahwa suami saya telah ditangkap. Justru saya tahu dari tetangga yang mendengar suara teriakan minta tolong," ujarnya.

Ia mengaku tak tahu mengapa suaminya ditangkap polisi.

"Justru saya bingung, sampai saat ini belum bisa berkomunikasi dengan suami saya, karena ponselnya tidak aktif. Dan keterlibatan kasus apa juga saya tidak paham," keluhnya.

Selain kecewa terhadap pihak yang berwajib, ia juga menyayangkan informasi yang beredar di media sosial yang memberikan informasi tidak jelas.

"Saya juga menyayangkan berita yang beredar di facebook, didalamnya semua informasi yang beredar itu tidak benar. Karena sampai saat ini pihak berwajib juga belum memberikan klarifikasi terkait penangkapan itu kepada kami sebagai keluarganya," tandasnya. (abr)

 

Tags:

Berita Terkait

Related News