Kabupaten Cirebon Baru 30 Persen Bebas Dari ODF

CIREBON,- Persoalan Open Depecation Free (ODF) di Kabupaten Cirebon baru ramai tahun 2019 ini, usai dijadikan isu strategis. Makanya, dipastikan, hingga 2020, program itu tak akan selesai.

Saat ini, baru 30 persen dari 420 Desa se-Kabupaten Cirebon yang sudah terbebas dari ODF. Yaitu, hanya di Kecamatan Sedong. Selebihnya, masih dalam taraf proses menuju Desa/Kecamatan bebas ODF.

Pernyataan itu disampaikan Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, Edi. Menurutnya, Dinkes tahun 2019 ini menargetkan sebanyak 50 desa bebas ODF.

"Tahun ini target kita 50 desa. Saat ini memasuki akhir Juni, sudah lebih dari 25 desa. Masih berjalan, dan di tahun 2019 ini, capaiannya lebih banyak ketimbang tahun 2018 lalu. Yang hanya menyelesaikan 25 desa,“ katanya, Jumat (28/6/2019).

Ia mengaku banyak faktor lamanya proses penyelesaian bebas ODF. Mengingat perilaku buang air sembarangan sudah menjadi kebiasaan masyarakat.

"Kendala kita memang karena sudah menjadi kebiasaan, dan kurangnya kesadaran masyarakat akan kesehatan,“ katanya.

Banyak warga yang merasa, masih kaku. Ketika diarahkan untuk merubah kebiasaan buang air sembarangan ke jamban.

"Pengakuan warga, biasa di luar atau di sungai tiba-tiba di WC, meskipun sudah dikasih program jamban pun mereka kembali lagi BAB nya ke sungai,“ katanya.

Mestinya ada sanksi diberlakukan kepada warga yang tidak mau merubah pola kebiasaan.

“Ini jika dibiarkan dampak yang ditimbulkan nanti, akan tumbuh subur berbagai jenis penyakit, yang akan menyebar,“ katanya. (Abr)

Tags:

Berita Terkait

Related News