Kuwu Dan Muspika Kecamatan Gegesik Kawal Tata Gilir Air

CIREBON,- Musim kemarau yang melanda Jawa Barat, menyebabkan kelangkahan air di Kabupaten Cirebon.

Agar tak terjadi rebutan air di lapangan, para kuwu dengan didampingi Muspika Kecamatan Gegesik Kabupaten Cirebon mengawal tatagilir air di wilayahnya, terutama Desa Jagapura yang sampai saat ini belum tersentuh air.

Pengawalan dimulai dari GS 9 yang berada di Desa Gintung Lor Kecamatan Susukan, hingga sampai ke GS 2 Desa Bondang Kabupaten Indramayu.

Para kuwu sengaja menggandeng Polri dan TNI agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan karena rawannya gesekan para petani saat menginginkan air, yang saat ini menjadi rebutan.

"Sengaja kita kawal dari mulai GS 9 sampai nanti ke GS 2 arah Bondan Kabupaten Indramayu untuk memastikan kalau air tidak dialirkan kemana-kemana oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab," kata Camat Gegesik Udin Syafrudin, Rabu (3/7/2019)

Hal itu dilakukan untuk mengairi sawah wilayah kKcamatan Gegesik terutama Jagapura yang saat ini belum tersentuh air.

"Pengawalan ini, melibatkan TNI dan Polri, masing-masing 4 anggota, untuk memantau proses tatagigil air, agar air bisa aman sampai ke wilayah Gegesik. Karena air saat ini rawan konflik karena semua membutuhkan," ujarnya.

Sementara Kuwu Jagapura Kidul Kanani, mengatakan pihaknya merasa bersyukur tatagilir air bisa untuk Jagapura.

Bahkan untuk jadwal tatagilir air yang dilakukan selama tiga hari dari mulai Selasa - Kamis, dirinya sengaja turun untuk mengawal agar air bisa sampai dan dinikmati para petani Jagapura Kidul.

:Saluran Kumpulkusta ini masuk ke Jagapura, oleh karena itu kita harus kawal airnya agar sampai ke area Jagapura," tandasnya. (abr)

 

 

 

 

 

 

 

Tags:

Berita Terkait

Related News