ISMI Jabar Berkomitment Bantu Usaha Mikro


BANDUNG,- Ikatan Saudagar  Muslim Indonesia (ISMI) Wilayah Jawa Barat menggelar Halal Bihalal dan Rakerda tahun 2019. Hal dilakukan, untuk meningkatkan talisilaturahmi antar saudagar muslim yang ada di Jawa Barat dan Indonesia pada umumnya. Kegiatan ini, dihadiri hampir seluruh anggota ISMI Jawa Barat dan dilakukan pemberian bantuan permodalan bagi pengusaha mikro. Kegiatan ini digelar di Hotel Aryaduta, Jln. Sumatra, Bandung,  Rabu (3/7/2019).

Ketua ISMI Jawa Barat Agung Suryamal mengatakan ISMI ini hadir di Jawa Barat tepatnya 1 (satu) tahun yang lalu, tujuannya yakni untuk pemberdayaan umat  dan kolaborasi seluruh saudagar (pengusaha) muslim dari berbagai kalangan. Tentunya, semua saudagar agar peka terhadap kepedulian sosial, mereka harus bisa membantu pengusaha-pengusaha kecil  (usaha mikro) untuk mengembangkan usahanya bersama-sama.

“Kami menitik beratkan pada kepekaan dan kepedulian para saudagar muslim ini untuk bisa membantu para pengusaha-pengusaha kecil (usaha mikro). Hal tersebut dilakukan agar mereka  dapat mengembangkan usahanya dan bisa naik kelas,” katanya.

Kegiatan ini, katanya, sebelumnya juga telah dilakukan pemberian bantuan permodalan bagi pengusaha mikro untuk menaikan derajat pengusaha muslim di Jawa Barat. Selain 
itu juga, pemberian listrik disalah satu rumah penduduk di wilayah Ujung Berung Kota Bandung, yang hingga kini belum pernah menikmati adanya listrik.

“Seharusnya ini tugas dari Pemerintah Kota Bandung yang harus memperhatikan mereka, tapi tak apa hal ini sebagai sumbangsih ISMI Jawa Barat untuk Kota Bandung. Kami awalnya tak percaya penduduk Kota Bandung belum bisa menikmati listrik, teryata memang masih ada dan kami hadir disana untuk mereka,” papar Agung.

Peran ISMI di Jawa Barat ini, pasalnya, harus bisa menaikan derajat saudagar muslim bisa naik kelas yakni kemandirian usaha pemberdayaan umat. Dengan pengalaman para saudagar ini, mereka dapat membantu akses pasar, modal dan manajemen bisa ditularkan. Apalagi kini, telah memasuki Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), pasarnya semakin luas dan heterogen, produk lokal harus bisa menglobal.

“Ya, kami mengharapkan para saudagar ini, bisa membantu akses pasar, modal dan manajemen bagi para mengusaha mikro karena mereka telah teruji. Pasarnya pun kini makin luas, tentu tantangan juga semakin berat karena hampir 650 juta penduduk ASEAN bisa bebas menawarkan produknya di kawasan MEA ini,” ujar Agung

Sementara itu, Ketua Pelaksana yang juga Sekretaris Jenderal ISMI Jawa Barat Lina  Auliana menjelaskan visi dari ISMI Jawa Barat ini yakni sebagai satu-satunya wadah para saudagar muslim dalam membantu perekonominan umat. Terkait Halal Bihalal dan Rakerda tahun ini, pihaknya mengambil tema “Kolaborasi Saudagar Muslim Jawa Barat dalam mengembalikan Ekonomi Umat”.

“Raker ini mengacu pada visi ISMI tadi yakni dari 21 bidang nantinya, akan menterjemahkan tema tadi yaitu para saudagar disini memikirkan bagaimana mengembalikan ekonomi umat. Tentunya, harus diimplementasikan dalam program yang akan menjadi acuan kedepan untuk membantu para pengusaha muslim mikro yang ada di Jawa Barat agar bisa naik kelas,” jelasnya. (agus)

Tags:

Berita Terkait

Related News