Miris! Galian C Gunung Kuda Kembali Telan Korban Jiwa

CIREBON-Lagi dan lagi, sebuah galian C milik yayasan Al Azhariyah yang terletak di Gunung Kuda, Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, kembali menelan korban jiwa, Selasa (9/7/2019).

Kali ini korbannya Dede (30) seorang operator Beko, warga Desa Girinata, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon. Korban tewas usai tertimbun bebatuan yang longsor.

Insiden tersebut pun dibenarkan Kapolres Cirebon Kabupaten AKBP Suhermanto. Ia menjelaskan pada saat kejadian, korban tengah mengoperasikan alat berat berupa beko di galian C tersebut. 

Tanpa diketahui, tiba-tiba tanah itu longsor yang mengakibatkan tertimbunnya 1 Unit Beco yang sedang beroperasi sehingga satu orang korban meninggal dunia dit empat.

“Diduga korban tidak sempat menyelamatkan diri sehingga terkena runtuhan material yang longsor. Korban mengalami luka cukup serius dan meninggal dunia di tempat,“ beber Suhermanto.

Mengetahui adanya insiden tersebut, Ia langsung memerintahkan anggotanya dari Kepolisian Polsek Dukupuntang untuk mengevakuasi jasad korban.

“Setelah berhasil dievakuasi, korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Gunungjati Kota Cirebon,“ ujarnya.

Insiden ini, lanjut Kapolres, sudah kesekian kalinya terjadi sehingga mengakibatkan orang meninggal dunia akibat tertimbun runtuhan tanah longsor.

“Kejadian di Galian C Dukupuntang ini, sudah yang kesekian kalinnya. Dan korban rata-rata meninggal dunia setelah tertimbun reruntuhan bebatuan,“ katanya.

Dengan adanya insiden tersebut, saat ini lokasi dilakukan pilicline oleh petugas serta diberhentikan operasi untuk sementara.

“Lokasi kita tutup dulu untuk sementara, agar tidak ada lagi korban jiwa. Karena kondisi gundukan tanah di Galian C itu sangat memprihatinkan dan berpotensi adanya longsor susulan,“ pungkasnya. (abr).

Tags:

Berita Terkait

Related News