UMKM Indonesia Harus Go Digital

NASIONAL-Bank Indonesia (BI) saat ini memiliki 898 Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) binaan yang dioerientasikan untuk ekspor. Selain itu, UMKM tersebut juga diarahkan untuk menuju digitalisasi dari segi pemasaran.

Adapun saat ini, total UMKM binaan BI yang sudah go digital baru berjumlah 355 unit. Diharapkan semua UMKM nantinya sudah bisa melakukan digitalisasi. Dengan demikian penjualan produk akan menjadi lebih mudah karena dapat dilakukan hanya dengan ketikan jari tangan.

"355 UMKM yang sudah go digital, apa yang dimaksud go digital? banyak tahapannya cara untuk go digital, ada yang sudah memasarkan produknya melalui Twiter, Facebook, Youtube. Jualan di dunia maya," papar Warjiyo selaku Gubernur BI Perry, Jumat (12/7/2019).

Alasan Masuk digital, lanjut Warjiyo, karena bisa mendekatkan konsumen. Selain di sosial media, penjualan juga dapat dilakukan di berbagai platform e-commerce. 

"Semakin banyak cara dilakukan, maka akan semakin mudah konsumen menemukan barang atau produk yang dijual UMKM dan tidak lagi mengandalkan penjualan secara konvensional," ujarnya.

Tak hanya itu, go digital juga mencakup cara atau metode pembayaran. Perry menyebutkan saat ini metode pembayaran belanja online sudah kian beragam dan memudahkan konsumen dan pedagang dalam melakukan transaksi jual beli.

"Go digital juga bagiamana metode pembayarannya, bukan hanya kartu debit tapi juga sudah sekarang kita tambah kartu debet edc QRIS (QR Code Indonesia Standard) yang kita launching Mei," pungkas dia. (gadis/*).

Tags:

Berita Terkait

Related News