Hati-Hati Modus Penipuan Menjadi Karyawan Pertamina Di Majalengka

MAJALENGKA,- Polres Majalengka berhasil membongkar penipuan dan penggelapan dengan modus bisa memasukan kerja menjadi karyawan atau pegawai Pertamina yang beroperasi di wilayah Kabupaten Majalengka.

Kapolres Majalengka AKBP Mariyono mengungkapkan aksi rekrutmen Karyawan Pertamina fiktif tersebut melanggar Pasal 372 Jo Psl 378 KUHP terjadi di Klinik Barokah Desa Jatitengah, Kecamatan Jatitujuh Kabupaten Majalengka.

"Korban yang tertipu mencapai 12 orang dan sudah melaporkan penipuan tersebut,"kata Kapolres Majalengka AKBP Mariyono, Selasa (16/7/2019).

Dari hasil pengembangan penyelidikan, AKBP Mariyono mengungkapkan pihaknya berhasil menangkap tersangka DS (50) penduduk jalan Cemerlang IV Rt/Rw 004/005 Kelurahan Jatibening Baru Kec. Pondok Gede Kota Bekasi atas laporan korban Makmur Aminudin dan kawan-kawan sebanyak 12 orang.

"Dari tangan tersangka disita barang bukti 5 ID Card palsu Pertamina dan foto salah satu korban berlogo Pertamina,"ungkap AKBP Mariyono.

Kronologis kejadian penipuan berawal Sabtu 08 Juni  2019 sekira jam 07.30 wib di Klinik Barokah Desa Jatitengah Kecamatan Jatitujuh Kabupaten Majalengka. Di hadapan para korban, pelaku mengaku sebagai Pengawas Pertamina dengan memperlihatkan Id Card dirinya.

"Terlapor menjanjikan bisa memasukan karyawan Pertamina dengan syarat menyerahkan berkas Lamaran berikut biaya perorang Rp 3.500.000, " ungkap Mariyono.

Mariyono menambahkan, korban percaya dan memenuhi syarat yang diungkapkan tersangka. Selanjutnya korban di Klinik Barokah tersebut dirontgen dan masing-masing di serahi Id Card Pertamina.

"Jumlah korban 12 orang, kerugian korban 12 x 3.500.000 = Rp 41.100.000 tanpa kwitansi," tuturnya.

Dikatakan dia, terlapor menjanjikan terhadap para korban akan bekerja di Pertamina mulai tanggal 08 Juli 2019.

"Akan tetapi kenyataannya para korban tidak dikerjakan di Pertamina dan diketahui pekerjaan terlapor hanya Wiraswasta bukan Karyawan BUMN Pertamina," tandasnya. (Man)


 

    
   

Tags:

Berita Terkait

Related News