Pro Kontra Festival Goyang Karawang, Budayawan : Itu Warisan Budaya Bangsa

KARAWANG,- Pro kontra dari statement Ketua DPW FPI Karawang, Ustaz Dayat yang mengatakan bahwa Festival Goyang Karawang merupakan kegiatan yang disinyalir melanggar syariat islam semakin meruncing. Pasalnya banyak pihak di Karawang yang kontra dengan pemikiran Ustaz Dayat.

Salah satu pihak yang kontra adalah Abah Sarjang, budayawan asli Karawang yang menegasikan tudingan Ustaz Dayat. Abah Sarjang menegaskan bahwa Festival Goyang Karawang merupakan warisan budaya bangsa yang perlu dilestarikan dan tidak ada kaitannya dengan syariat Islam.

"Istilah Goyang Karawang sudah ada sebelum Indonesia merdeka. Istilah ini lahir karena kesenian-kesenian tradisi Karawang, khususnya tarian, terkesan enerjik dan dinamis. Kedinamisan dan keenerjikan inilah yang kemudian menjadi ciri khas tarian-tarian tadisional Karawang," ujarnya.

Sehingga untuk membedakan gaya tarian Karawang dengan daerah lain, maka lahirlah istilah Goyang Karawang sebagai bentuk ciri khas daerah.

"Istilah ini sama sekali tidak berkonotasi negatif apalagi pengekploitasian sensualitas. Istilah ini lahir dari rasa kekaguman masyarakat di luar Karawang, pada seni tradisional Karawang yang enerjik dan dinamis," jelasnya.

"Sehingga kalau ada yang menolak Festival Goyang Karawang dari segi istilah "Goyang Karawang"-nya, berarti yang menolak tidak memahami kultur Karawang," ujarnya.

Namun jika menolak terselenggaranya Festival Goyang Karawang dari segi pendanaan dan penyelenggaraan, Abah Sarjang menegaskan bahwa hal tersebut bukan ranahnya menjawab.

"Kalau penolakan karena anggaranya besar, silahkan tanyakan ke penyelenggara," tandasnya. (Uya)
 

Tags:

Berita Terkait

Related News