Harga Cabai Rawit Di Pasar Jokowi Selangit

PURWAKARTA - Harga cabai rawit di sejumlah pasar tradisional di wilayah Kabupaten Purwakarta dalam beberapa pekan terakhir mengalami kenaikan yang cukup signifikan. 

Tak tanggung-tanggung, harga dari salah satu jenis tumbuhan sayuran yang dapat digunakan sebagai bumbu itu pun naik tiga kali lipat dibanding harga sebelumnya. 

"Minggu lalu harganya masih Rp. 24.000/kg, sekarang jadi Rp. 80.000/kg," kata salah satu penjual sayuran di Pasar Jongko Awi (Jokowi) Plered, Purwakarta, Asep (30) kepada portaljabar.net, Jumat (19/7/2019).

Asep mengaku terpaksa menjual cabai rawit dengan harga selangit. Lantaran, menurutnya keberadaan cabai rawit dengan harga murah saat ini sulit didapat. 

"Saya biasa belanja sayuran ini ke Pasar Induk Cikopo, atau menunggu kiriman bandar sayuran yang datang ke Pasar Jokowi ini dari Ciwidey Bandung," terangnya. 

Asep menambahkan, kenaikan harga cabai rawit di Purwakarta ditengarai akibat terbatasnya stok dan langkanya pasokan dari petani, sehingga tumbuhan anggota genus Capsicum yang populer di Asia Tenggara tersebut menjadi sangat mahal. 

"Berbeda dengan bahan sayuran atau bumbu lainya, seperti bawang putih, bawang merah dan tomat, cabai rawit jika musim kemarau memang sulit didapat, hingga harganya melambung tinggi," ucapnya. 

Kendati demikian, lanjut dia, peminat cabai rawit tak pernah surut. Bahkan, cabai rawit dengan jumlah lumayan banyak yang ia jual nyaris selalu habis disetiap harinya. 

"Alhamdulillah walau mahal karena cabai ini favorit banyak orang jadi penjualanya tetap stabil," demikian Asep. (Rhu) 

Tags:

Berita Terkait

Related News