TMMD Dapat Tanggapan Positif Masyarakat, Ini Kata Dandim 0617 Majalengka

MAJALENGKA,- Prajurit TNI yang terlibat satgas TMMD di Desa Argasari, Kecamatan Talaga, Kabupaten Majalengka, melaksanakan pembersihan tempat ibadah di sebuah masjid yang terletak di RT12, desa setempat, Jumat (19/7/2019).

Setelah selesai melaksanakan kegiatan plesterisasi jalan setapak sepanjang 400 meter, disela waktu istirahat, mereka pun masih sempat untuk membenahi masjid.

Ada peristiwa yang cukup menarik perhatian dimana Prada Simbolon yang beragama Nasrani juga ikut melaksanakan kegiatan pembersihan di Masjid yang merupakan tempat ibadah bagi umat Islam.

Hal ini dilakukan Prada Simbolon karena Ia merupakan seorang prajurit yang harus bersikap toleransi antar umat beragama.

"Kita bangga, dia (Prada Simbolon) sangat bersemangat dalam kegiatan dan tidak memandang agama. Baginya toleransi yang diutamakan," ungkap Serda Izak.

Menurut dia, hal tersebut, merupakan contoh yang harus ditiru oleh siapapun. Termasuk bagi warga masyarakat.

"Maka toleransi itu, sangatlah penting untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sebagai insan Pancasila," ucapnya.

Sejak Pembukaan TMMD ke-105 di Desa Argasari, Kecamatan Talaga, Kabupaten Majalengka, sampai saat ini mendapatkan respon positif dari berbagai kalangan masyarakat. Baik dari aparat Desa Argasari, tokoh masyarakat, tokoh agama maupun tokoh pemuda setempat.

Seperti diungkapkan salah seorang warga Rt 007/002, Blok Cikadu, Desa Argasari, Agus (45). Dia menilai bahwa yang dilakukan Satgas TMMD, Kodim 0617/Majalengka melalui program TMMD Reguer 105.

Menurut dia, merupakan sebuah program kegiatan yang membangun untuk membantu pembangunan di desa.

"Kami bangga, dengan penuh rasa hormat dan apresiasi kami pada Kodim 0617/Majalengka atas apa yang dilakukan saat ini," ungakpnya, Jumat (19/7/2019).

Ia mengatakan, selama ini pihaknya terus menyaksikan bersama bagaimana pelaksanaan Satgas TMMD yang sedang berlansung ternyata memberikan dampak yang luar biasa terhadap perkembangan desa.

"Ternyata kekuatan TNI, bukan hanya kekuatan militer yang diukur dari lengkapnya persenjataan, tetapi lebih dari itu, ternyata kekuatan TNI adalah kemanunggalan dengan rakyat yang sudah betul-betul terlihat nyata didalam Satgas TMMD ke 105 ini," ujarnya.

Agus menambahkan, bahwa Satgas TMMD ke-105 di Desa Argasari tersebut, sangat positif karena benar-benar menyentuh kepentingan rakyat pedesaan.

"Yang saat ini sedang dibangun merupakan jalan yang selama ini sulit dilalui, namun dengan kerja keras Satgas TMMD, Kodim 0617/Majalengka, jalan ini akan menjadi akses transportasi yang mudah dilewati, sehingga perputaran bisnis masyarakat berjalan lebih lancar dan mudah," tuturnya.

Menurut Dandim 0617/Majalengka, Letkol Arm Novi Herdian, tugas pokok TNI tersebut, meliputi Operasi Militer Perang (OMP) dan Operasi Militer Selain Perang (OMSP).

Salah satu contoh agar terjadi pemerataan pembangunan secara nasional, Kodim 0617/Majalengka, sedang melaksanakan program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-105, tahun 2019, di Desa Argasari, Kecamatan Talaga, Kabupaten Majalengka.

"Tugas ini tidak kalah mulia dan bermanfaat dirasakan langsung oleh masyarakat," katanya, Jumat (19/7/2019).

Menurut Dandim, TMMD ini juga merupakan salah satu program kerjasama antara TNI dengan seluruh komponen, intansi pemerintah dari pusat hingga ke daerah guna membangun fisik maupun non fisik.

Program fisik tersebut, bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pembangunan fasilitas-fasilitas umum yang ada di daerah guna kepentingan masyarakat luas.

"Diantaranya pembuatan jalan, mushala, rutilahu, pos kamling, pengecoran gang dan pebangunan TPT," ungkapnya.

Adapun sasaran non fisik yang di wujudkan, diantaranya kata dia, melalui kegiatan penyuluhan hukum, pertanian, kesehatan, keagamaan, perpustakaan keliling, olahraga bersama.

"Hal ini kami harapkan bisa meningkatkan sumber daya manusia, untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap tanah air Indonesia," harapnya.

Sementara itu, salah seorang anggaota Satgas TMMD ke-105, Koptu Selamet, yang berasal dari Satuan Bataliyon Arhanudse 14 Cirebon, pihaknya mengaku senang dengan adanya program TMMD ke 105 yang dilaksanakan di wilayah Kodim 0617/Majalengka ini.

"Tentunya ini akan menjadikan pengalaman berharga, karena disela sela kesibukan dalam pembangunan rutilahu milik Pak Momon, bisa berbaur bergotong royang, berkomunikasi dan banyak hal yg didapat bersama masyarakat Blok Cikadu, Desa Argasari, Kecamatan Talaga, Kabupaten Majalengka," ucapnya.

Sementara itu, Pemilik rumah yang mendapatkan program Rutilahu, Momon beserta keluaraganya bersyukur dan bahagia dengan adanya program TMMD ke-105 ini.

"Alhamdullilah, dengan adanya program TMMD ke-105 ini, rumah kami bisa dibangun dengan layak, sehingga kami sekeluarga bisa merasa nyaman,"pungkasnya. (Man)
   

Tags:

Berita Terkait

Related News