Ciptakan Desa Kreatif Dan Inovatif, Begini Penampakan Karya Pemuda Banjar

BANJAR-Dengan memanfaatkan barang-barang bekas dan limbah pengolahan kayu, kelompok pemuda yang tergabung dalam wadah Karang Taruna berkolaborasi dengan Komunitas Senja dan Moonraker.

Adapun dalam kolaborasi yang dilakukan, mereka berhasil menghiasi sepanjang jalan di lingkungannya dengan berbagai pernak pernik. Dengan pesona keunikan yang ditampilkan, Portaljabar.net pun berhasil menyambangi lokasi tersebut.

Seperti yang diketahui, Komunitas Senja ini menciptakan gerakan Gang kreatif bersama Karang Taruna. Tak hanya itu, Komunitas Senja ini pun menggandeng komunitas Motor Mooraker. Alhasil dengan ide cemerlang yang dituangkannya, mereka berhasil mengubah gang di area lingkungannya menjadi lebih hidup.

Salah anggota Komunitas Senja, Sri Hayati mengatakan, tujuan dari gerakan ini selain menyambut HUT RI yang ke-74, juga sebagai ajakan terhadap warga sekitar terutama dalam hal kebersihan dan kepedulian terhadap lingkungan.

”Awalnya sih hanya iseng untuk menyambut dan memeriahkan HUT RI dengan memanfaatkan barang bekas. Tak hanya itu, kegiatan ini juga sebagai cara untuk memotivasi para pemuda dalam berkarya untuk lingkungan,” ungkapnya.

Berawal dari keisengan yang dilakukan, Sri disambut positif oleh rekan pemuda lainnya. Salah satunya Indra Wahyudi selaku Ketua Mooraker, dirinya pun apresiasi apa yang dilakukan Sri sehingga ikut bergabung dan mengajak rekan-rekan lainya untuk berkreasi.

”Keren apa yang dilakukan Sri. Kami jadi ikut termotivasi ikut berkreasi dengan memanfaatkan limbah kayu,” ujarnya.

Hal senada juga di ungkapkan oleh Ali Hermawan perwakilan Karang Taruna. Dirinya menilai kejelian sosok Sri hanya dengan memanfaatkan botol bekas ternyata bisa merubah lingkungannya menjadi sesuatu yang luar biasa.

”Awalnya saya bingung apa yang dilakukan oleh Sri. Ternyata gerakannya dalam memanfaatkan botol bekas merubah menjadi Gang Kreatif,” beber Ali.

Dengan demikian melalui gerakaan ini, Sri berharap akan terus memotivasi masyarakat bahwa pentingnya menjaga lingkungan bersih serta ramah anak sekaligus memanfaatkan barang yang dianggap tidak berguna menjadi bermanfaat.

”Kalau kita jeli dan mau memanfaatkannya, semua pasti berguna. Seperti tema HUT RI ke-74 Menuju Indonseia Unggul,” pungkasnya. (yos).

Tags:

Berita Terkait

Related News