TB Hasanuddin Siap Laksanakan Tugas Baru

BANDUNG,- Setelah menuntaskan tugasnya memimpin PDI Perjuangan Jawa Barat, Mayjen (Purn) TNI TB Hasanuddin akan mendapat tugas baru Ketua Umum Megawati Soekarno Putri.

Dalam sambutannya di acara Konferensi Daerah (Konferda) PDI Perjuangan, Sabtu(27/7/2019), Hasanuddin mengungkapkan dirinya ditugaskan Megawati untuk memimpin partai di Jabar sejak 2014.

Sejak Pemilu 2014, Pemilu 2019, dan berbagai pilkada di Jabar telah ia jalan. Bahkan, Hasanuddin sempat maju dalam kontestasi Pemilihan Gubernur Jawa Barat tahun 2018 silam.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh kader partai yang sudah berjuang mati-matian di pemilu lalu. Di tengah kuatnya tekanan dari parpol pesaing, saat ini PDI Perjuangan harus ikhlas kehilangan kursi Ketua DPRD di 10 kabupaten/kota," kata Hasanuddin.

Menurut mantan pimpinan Komisi I DPR RI ini, kondisi Jawa Barat sedikit istimewa atau ruwet. Hal ini, kata dia, harus menjadi bahan pemikiran agar dapat memenangkan Jawa Barat.

"Saya mohon, saya bertanggung jawab atas kekalahan dan kemenangan di Jabar. Jadi nanti tidak ada yang saling menyalahkan, saya lahir batin bertanggung jawab atas kekalahan," tambahnya.

Hasanuddin meminta agar para kader PDIP di Jabar tetap menjaga loyalitasnya dan saling bisa menerima di antara satu dengan yang lain, apapun kelebihan maupun kekurangannya.

"Selesai konferda ini, mari kita jaga persatuan kesatuan dan loyalitas. Tugas kita adalah setelah terjadi ini, kita bergerak memenangkan PDI Perjuangan di Jawa Barat. Mohon doa restu di manapun saya diperintahkan oleh Ibu Ketua Umum. Jadi atau tidaknya apapun, saya akan tetap menjadi bagian yang tak terpisahkan dari saudara-saudara," tandasnya.

Sementara Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, yang mewakili Megawati hadir di Konferda mengucapkan terima kasih kepada kader partai di Jawa Barat atas kerja keras di Pemilu 2019 lalu, terutama terhadap Hasanuddin.

"Ibu Ketua Umum mengucapkan terima kasih, terutama kepada Kang Tb Hasanuddin," kata Hasto.

Hasto sempat menyampaikan cerita soal bagaimana Megawati, saat menjadi presiden kelima RI , mengangkat Hasanuddin sebagai Sekretaris Militer. Saat itu, banyak yang memperingatkan Megawati agar tak menunjuknya karena dikenal sebagai "orangnya Habibie".

Namun Megawati dengan tegas menyatakan bahwa seorang sesmil haruslah memiliki pengetahuan, bukan hanya soal militer, namun juga penataan bidang pertahanan dan keamanan.

Masalah latar belakang Hasanuddin, Megawati menyatakan dengan tegas bahwa dirinya tak melihat seseorang itu dari siapa di belakangnya, tapi komitmen akan ke-Indonesiaan.

"Dan, akhirnya Bu Mega tetap menunjuk Kang Hasanuddin yang terbukti kualitas loyalitas dan kedisplinannya," ujar Hasto.

"Bu Mega selalu melihat dengan jernih. Maka beliau (TB Hasanuddin, red), oleh Bu Mega akan mendapatkan penugasan yang lain. Langkah-langkah regenerasi sudah disiapkan dengan baik," ujarnya.

Hasto pun meminta agar kepemimpinan DPD PDIP Jabar berikutnya bisa meneruskan kedisplinan serta kepemimpinan partai yang sudah dirintis oleh Hasanuddin.

"Kita siapkan program partai terbaik, mengakar, menyatu dengan seluruh pergerakan partai, baru kita bicara komposisi struktur. Maka mari jalankan dengan cara berkeadaban dan cara demokrasi Pancasila," tandasnya. (nie/*)

 

 

 

Tags:

Berita Terkait

Related News