Pemkab Karawang Sebut Pertamina Segera Berikan Kompensasi Dampak Limbah Minyak

KARAWANG,- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang dan  jajaran Direksi Pertamina di Kantor Bupati Karawang menggelar rapat terbatas terkait kompensasi bagi warga terdampak bocornya pipa minyak milik perusahaan raksasa tersebut di laut Karawang.

Dalam rapat tersebut Wakil Bupati Karawang Jimmy Ahmad Zamakhsyari mengungkapkan Pertamina berkomitmen memberikan kompensasi dengan waktu secepat-cepatnya.

"Pertamina menjamin bahwa ganti rugi atau kompensasi akan disalurkan secepatnya sesuai kesepakatan antara Pertamina dengan Gubernur Jabar," kata Jimmy kepada PortalJabar.net.

Ia mengungkapkan Pertamina berjanji akan memberikan kompensasi kepada pemilik lahan tambak yang terkena limbah seluas 4993 hektare berdasarkan data yang akuntabel.

Nantinya, kata dia, jumlah kompensasi akan disesuaikan dengan jenis tambak. Seperti tambak udang akan diberikan kompensasi paling tinggi karena biaya operasionalnya paling mahal diantara tambak yang lain.

Selain tambak udang, Pertamina juga menjanjikan ganti rugi bagi warga yang memiliki tambak garam.

"Sebanyak 108 hektar tambak garam yang tercemar limbah akan diberikan ganti rugi sesuai kapasitas produksinya," jelasnya.

Sementara itu bagi nelayan yang terdampak karena tidak bisa melaut sebanyak 7000 orang akan diberikan kompensasi senilai penghasilan melaut dalam sehari. Adapun teknis dan nominal ganti rugi, Jimmy menyerahkan kepada Sekda Karawang Acep Jamhuri selaku Ketua Penanggulangan Musibah.

Jimmy juga mengapresiasi langkah Bupati Cellica Nurrachadiana yang sigap menangani masalah ini dengan segera menunjuk Acep Jamhuri sebagai Ketua Penanggulangan Musibah berdasarkan Surat Keputusan Bupati.

Bupati sendiri dalam Surat Keputusan tersebut memerintahkan Sekda untuk segera menanggulangi dampak pencemaran, dan menyelesaikan ganti rugi kepada petani tambak dan nelayan yang ada di lima pantai utara Karawang. (Uya)

 

 

Tags:

Berita Terkait

Related News