Kades Pancakarya Kecewa Dengan Pelayanan Buruk Klinik Tempuran Medika

KARAWANG,- Pelayanan kesehatan baik itu oleh Rumah Sakit maupun Klinik seharusnya dilaksanakan dengan maksimal dan tanpa pandang latar belakang seseorang. Namun faktanya saat ini masih terjadi pilah memilah pelayanan kesehatan yang sangat merugikan masyarakat.

Kepala Desa Pancakarya Kecamatan Tempuran, Ata Jilun, salah satu yang merasa kecewa dengan pelayanan kesehatan di Karawang. Kekecewaan Jilun diluapkan pada Klinik Tempuran Medika yang dianggap tidak profesional dalam bekerja.

Jilun menerangkan kronologi ketidakprofesionalan Klinik Tempuran Medika dalam melayani pasien. Kebetulan pasiennya adalah istri Jilun sendiri yang beberapa waktu lalu mendatangai Klinik Tempuran Medika untuk berobat.

"Beberapa hari lalu istri saya merasakan sakit pada jam 1 malam. Karena panik kondisinya semakin memburuk, saya membawa istri ke Klinik Tempuran Medika dengan harapan bisa segera ditangani," ujar Jilun kepada Portaljabar.net, Selasa (13/08/2019).

Bukannya pelayanan cepat seperti yang harapan Jilun, namun pelayanan yang lambat yang dirasakan. Jilun mengaku sampai menunggu setengah jam di ruang tunggu Klinik Tempuran Medika hanya untuk menunggu kedatangan dokter jaga yang sedang tidur diruangannya.

Lantaran merasa kesal, Jilun berteriak di dalam Klinik, "Dok Bangun Dok, Ada Pasien", ucap Jilun beberapa kali hingga pasien dan perawat yang ada disana bangun.

Namun teriakan Jilun tidak membuat dokter jaga bangun, sehingga menambah kekesalan Jilun. Karena semakin kawatir kondisi istrinya tambah parah, akhirnya Jilun membawanya ke Klinik yang lain.

Jilun mengaku kecewa dengan pelayanan Klinik Tempuran Medika tersebut. Pasalnya jika pelayanan tersebut menimpa pasien yang sedang kritis bukan tidak mungkin hal-hal yang tidak diinginkan bakal terjadi.

Sementara itu pihak Klinik Tempuran Medika belum bisa dimintai tanggapannya terkait kejadian diatas hingga berita ini dipublikasikan. (Uya)

Tags:

Berita Terkait

Related News