Diduga Gelapkan Uang, Kuwu Desa Orimalang Diadukan Ke Polisi

CIREBON,- Diduga menggelapkan uang hingga puluhan juta rupiah, Kuwu Desa Orimalang, Kecamatan Jamblang, Kabupaten Cirebon, Bunarso diadukan ke Polres Cirebon, belum lama ini.

Korban terpaksa menempuh jalur hukum, lantaran Kuwu Desa Orimalan dianggap tidak memiliki itikad baik dalam penyelesaian terkait dugaan penggelapan uang puluhan juta dari salah seorang warga desa setempat.

Salaah satu warga Desa Orimalang yang menjadi korban, Aji, menyebut, Mei 2019 terlapor datang ke rumahnya dengan maksud untuk meminjam uang sebesar Rp. 10 juta.

"Janjinya akan dibayar bulan Juni 2019, tapi hingga kini belum juga dikembalikan," kata Aji, Selasa(13/08/2019).

Menurut Aji, terlapor juga dinilai selalu bekelit jika ditagih, bahkan jika dihubungi tidak pernah memberikan jawaban. Karenanya, terlapor dianggap tidak memiliki itikad baik dalam menyelesaikan masalah pinjaman uang yang jumlahnya cukup fantastis itu.

"Saya sudah berusaha berbaik hati, tetapi beliau malah menunjukkan sikap yang arogan. Selalu menghindari jika diminta pertanggungjawabannya," katanya.

Saat ini, lanjut Aji, permasalahan tersebut sudah masuk ranah hukum. Ia terpaksa melapor ke polisi lantaran sudah tidak ada jalan penyelesaian dari kuwu yang pernah didukungnya itu.

"Permasalahan sudah masuk ke kepolisian, saya berharap polisi langsung menangani apa yang diadukannya itu, "katanya.

Pertimbangan lainnya, apa yang dilakukannya bukan semata persoalan hukum, melainkan memberikan efek jera kepada kuwu, agar tidak seenaknya.

"Jangan sampai mencontohkan yang tidak baik kepada warga desa sendiri. Semua persoalan harusnya cepat diselesaikan, kalau begini ya silahkan saja berhadapan dengan hukum," ujarnya.

Sementara itu Kapolres Cirebon, AKBP Suhermanto SIK MSi saat dikonfirmasi dirinya membenarkan adanya pengaduan, terkait tindakan oknum kuwu tersebut.

"Masih kita lakukan penyelidikan dengan melakukan pemanggilan sejumlah saksi. Kasus ini kita tangani sesuai dengan pengaduan,"singkatnya, (abr)

 

Tags:

Berita Terkait

Related News