Polisi Amankan 11 Orang Peserta Aksi Di Cianjur

CIANJUR,- Polisi amankan 11 orang peserta aksi yang diduga melakukan pembakaran ban dan melemparkan bensin hingga mengakibatkan 3 anggota polisi terbakar saat aksi unjuk rasa di depan kantor DPRD Cianjur, Kamis (15/8/2019).

Saat ini, 11 orang yang terdiri dari beberapa organisasi kemahasiswaan ini sedang diperiksa intensif di Mako Polres Cianjur.

Informasi yang dihimpun peserta aksi tergabung dalam Kelompok Organisasi Kepemudaan (OKP) Cipayung Plus merupakan gabungan dari beberapa organisasi mahasiswa dan pemuda diantaranya DPC GMNI Cianjur, PC PMII Cianjur, HMI Cab. Cianjur, HIMAT, CIF, DPC IMM Cianjur dan PD Hima Persis Cianjur

Aksi unjuk rasa yang dilaksanakan oleh kelompok Organisasi Kepemudaan (OKP) Cipayung Plus tersebut dilaksanakan terkait dengan kinerja Pemda Kab. Cianjur yang dianggap gagal pada masa kepemimpinan Bupati IRM - BHS.

Namun aksi yang awalnya berlangsung damai ini tiba-tiba menjadi ricuh. Sekira pukul 13.00 massa aksi melakukan pembakaran ban namun dicegah oleh anggota kepolisian.

Massa kemudian bertindak anarkis dan melemparkan bensin ke arah ban namun mengakibatkan 3 anggota kepolisian terkena luka bakar.

"Salah satu massa aksi menyiram bensin ke sekitar ban, api kemudian menyambar anggota kepolisian yang mencoba memadamkan api tersebut," kata Kasat Reskrim Polres Cianjur AKP Budi yang dikonfirmasi, Kamis (15/8/2019).

Akibatnya, ketiga polisi tersebut masing-masing Aiptu Erwin (Anggota Bhabinkamtibmas Kel. Bojongherang Polsek Kota Polres Cianjur), Bripda Yudi Muslim (Anggota Sat Sabhara Polres Cianjur) dan Bripda F.A Simbolon (Anggota Sat Sabhara Polres Cianjur) berguling-guling di aspal mencoba memadamkan api.

Ketiganya kini dalam kondisi kritis dan dirawat di RSUD Cianjur. (nie/*)

 

Tags:

Berita Terkait

Related News