Imigrasi Cirebon Deportasi WN Thailand

CIREBON,- Usai menjalani pemeriksaan di Kantor Imigrasi Kelas II TPI Cirebon, trainer terapis pijat ala Thailand akhirnya di deportasi ke negara asalnya

Trainer pijat inisial MBJ itu terbukti telah melanggar aturan tentang keimigrasian sehingga langsung di lakukan penderpotasian, dan di berangkatkan melalui Bandara Internasional Soekarno Hatta. Rabu (21/8).

"Pemeriksaan sudah selesai dan yang bersangkutan terbukti melanggar pasal 75 ayat (1), sehingga kami berikan tindakan administrasi berupa penderpotasian sesuai pasal 75 ayat (2)"  kata Plh Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Cirebon, Arfa Yudha Indriawan.

Pemilik terapi pijat, kata Arfa mengaku tidak mengetahui tentang urusan orang asing (trainer pijat) yang di datangkan langsung dari Thailand, sehingga menurut kami yang bersangkutan tidak ada niatan untuk melakukan hal tersebut (bekerja).

"Kami berikan pengertian ke yang bersangkutan (pemilik) agar apabila memperkerjakan orang asing harus melalui prosedur yang benar sehingga tidak melanggar undang - undang keimigrasian" jelasnya.

Seperti di beritakan sebelumnya, WNA asal Thailand MBJ duga telah menyalahgunakan visa ijin tinggal di Indonesia, perempuan yang berprofesi Trainer (pelatih) terapis pijat ala Thailand ini di amankan di sebuah ruko taman kota Kabupaten Kuningan.

Dari hasil pemeriksaan saat operasi pengawasan oleh Tim Inteldakim Kanim Cirebon diketahui bahwa MBJ datang Ke Indonesia menggunakan Bebas Visa Kunjungan yang berlaku selama 30 hari melalui Bandara Internasional Soekarno Hatta

"Kegiatan MBJ selama berada di Kuningan untuk memberikan pelatihan cara terapi pijat ala Thailand kepada para terapis indonesia yang bekerja di tempat pijat tersebut. Sehingga dokumen yang di bawa oleh MBJ di anggap menyalahi aturan tentang Undang - Undang Keimigrasian," tandasnya.(Jhn)

 

Tags:

Berita Terkait

Related News