Bulog: Suplier Beras BPNT Tidak Jelas, Akan Kita Tertibkan

KARAWANG,- Sebagai Manajer Suplier Program BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) per September 2019, Bulog berkewajiban mengelola dan menertibkan para suplier beras yang selama ini menjadi pemasok beras dalam program untuk rakyat miskin tersebut.

Kasub Bulog Divre Karawang-Bekasi, Rusli, mengungkapkan langkah penertiban suplier beras BPNT segera dilakukan mengingat mulai September 2019 fungsi Bulog sebagai Manajer Suplier mulai efektif berlaku.

"Kami selalu Manajer Suplier segera menertibkan suplier beras yang selama ini tidak jelas," ujar Rusli belum lama ini.

Rusli menjelaskan bahwa selama ini para suplier yang bekerjasama dengan TKSK (Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan) tidak tertata dengan baik bahkan banyak suplier ecek-ecek yang bisa ikut menyuplai beras untuk program BPNT selama ini.

"Saya dengar suplier yang kecil-kecil itu ikutan nyuplai beras. Yang seperti ini akan kita evaluasi," jelasnya.

Bahkan yang lebih parah, imbuhnya, selama ini harga dan kualitas dari masing-masing suplier tidak sama sehingga mengacaukan program BPNT. Menurut dia, tugas Bulog juga akan melaksanakan penyamarataan harga dan kualitas di tingkat suplier.

Saat ini kata dia, sudah ada beberapa suplier yang jelas track recordnya merapat ke Bulog sekaligus untuk koordinasi program BPNT per September 2019.

"Jika hingga akhir bulan Agustus 2019, para suplier tidak segera merapat ke Bulog, maka akan ditinggalkan dalam program BPNT 2019," tandasnya. (Uya)

 

Tags:

Berita Terkait

Related News