Ada Indikasi Korupsi, Mahasiswa Bandung Desak Partai Gerindra Verifikasi Calon Pimpinan DPRD Jabar

BANDUNG,- Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Jawa Barat, menggelar unjukrasa di depan gedung DPRD Jawa Barat, Senin (26/8).

Dalam aksinya, mahasiswa menuntut agar anggota dewan terpilih harus bersih dari jeratan hukum, baik pribadi maupun keluarganya.

Tak hanya itu, para pengunjukrasa pun menyoroti permasalahan hukum, yang menjerat istri calon ketua DPRD Jawa Barat periode 2019-2024.

"Legislatif sebagai simbol supremasi hukum dan demokrasi kini telah mati di DPRD JawaBarat. Hal ini ditandai dengan akan dilantiknya Taufik Hidayat dari Partai Gerindra sebagai Anggota DPRD Jabar 2019-2024 yang terindikasi memiliki permasalahan/status/jeratan hukum diinternal keluarganya," kata koordinator aksi, Ogi melakukan orasi di depan gedung DPRD Jawa Barat.

Ogi juga mengatakan, saat ini istri calon ketua DPRD Jawa Barat itu sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Menurutnya, RM (istri Taufik Hidayat) terindikasi telah melakukan dugaan pelanggaran hukum dengan menggelapkan anggaran Rp.3.7 miliar milik PT Duta Nikel (DaftarPencarianOrang/DPO Polda Sulawesi Tenggara Nomor:DPO/17/VII/2019/DitReskrimum

"Sampai saat ini keberadaan RM seolah tidak tersentuh. Ia seolah dilindungi dan tidak bisa ditangkap oleh polisi," ujarnya.

Mahasiswa mendesak agar pimpinan DPRD diverifikasi atas status hukum  individu atau keluarganya.

"Partai Gerindra harus melakukan pembersihan dan tidak melindungi kadernya yang terindikasi permasalahan hukum, duduk di kursi dewan," tandasnya.

Pengunjukrasa juga meminta, pihak kepolisian khususnya Polda Jawa Barat menangkap DPO RM, yang diduga disembunyikan di wilayah hukum Polda Jawa Barat.

Aksi damai para mahasiswa dan pemuda itu mendapat pengawalan ketat aparat kepolisian. Selain melakukan berbagai orasi, para pengunjukrasa juga menggelar poster yang bertuliskan DPRD Jabar harus bersih dari jeratan pidana dan perdata dan meminta menuntaskan kasus tersebut. (nie/*)

 

Tags:

Berita Terkait

Related News