PDI Perjuangan Bertekat Hancurkan Dinasti Politik Di Kabupaten Bandung

BANDUNG,- PDI Perjuangan Jabar bertekat runtuhkan Pola Pemerintahan Dinasti yang selama ini berlangsung di Kabupaten Bandung. Partai berlambang moncong putih ini menilai, dinasti politik yang telah berlangsung puluhan tahun ini tak membuat rakyat lebih sejahtera.

"Di Kabupaten Bandung telah lama terbangun dinasti politik atau kekuasan turun temurun. Dari zaman Bupati Obar Sobarna 2 periode, turun kepada menantunya Dadang M Naser. Nah, apakah pola dinasti cukup mengangkat isu isu dasar rakyat. Apakah cukup meningkatkan kesejahteraan di Kabupaten Bandung?," kata Ono usai menghadiri roadshow DPD PDI Perjuangan di Kantor DPC Kabupaten Bandung, Sabtu (7/9).

Menurut Ono, pola politik dinasti yang dijalankan di Kabupaten Bandung tidak bisa mengangkat isu-isu dasar rakyat Kabupaten Bandung, semisal peningkatan kesejahteraan, pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan lain-lain.

"Secara umum kami sudah tangkap masih banyak pekerjaan rumah yang harus dikerjakan. Kabupaten Bandung tidak bisa menekan kemiskinan, meningkatkan kesejahteraan, meningkatkan pendidikan, lalu infrastruktur. Inilah saatnya masyarakat Kabupaten Bandung melakukan perubahan," tegasnya.

Oleh karena itu, Ono menilai pada Pilkada Serentak 2020 inilah saatnya Kabupaten Bandung melakukan perubahan dengan tidak memenangkan partai penguasa atau dinasti pemerintahan.

"Kekuatannya ada di masyarakat. PDI Perjuangan punya kekuatan untuk mengubah yang saat ini tengah berjalan di Kabupaten Bandung untuk bisa lebih baik lagi," ujarnya.

Menurutnya saat ini DPC tengah menjaring bakal calon bupati/wakil bupati yang memiliki figur yang kuat demi mengalahkan dinasti di Kabupaten Bandung. PDIP lakukan sejak awal untuk penguatan pemetaan partai.

"Survei lebih awal, paling tidak partai mendapat gambaran yang lengkap, kalau dulu kan tidak. Kami ubah polanya. Supaya Desember-Januari sudah keluar rekomendasi," tandasnya. (nie/*)

 

Tags:

Berita Terkait

Related News