Polisi Masih Dalami Dugaan Korupsi Uang Sewa Tanah Bengkok

PURWAKARTA,- Satuan Reserse Kriminal Polres Purwakarta masih terus mendalami kasus dugaan penyalahgunaan uang sewa tanah bengkok yang melibatkan mantan kepala desa Anjun, Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta. 

“Masih dalam penyelidikan,” singkat Kasatreskrim Polres Purwakarta AKP Handreas Ardian, saat dihubungi portaljabar.net, Selasa (10/9).

Handreas menyebut, sejauh ini kepolisian belum dapat memastikan adanya keterlibatan pihak atau nama lain dalam kasus dugaan korupsi yang bernilai ratusan juta rupiah tersebut. 

“Belum ada nama lain,” tukasnya. 

Menurut informasi yang berhasil dihimpun portaljabar.net, mantan Kades Anjun berinisial AT diduga menyewakan tanah bengkok kepada pihak perusahaan Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) senilai 700 juta rupiah. 

Uang senilai tersebut kabarnya dipecah ke dua rekening, yakni rekening pribadi mantan kepala desa dan rekening Desa Anjun. (rhu/*)

Tags:

Berita Terkait

Related News