Pemkab Bandung Telah Distribusikan 655.000 Liter Air Bersih

BANDUNG,- Status siaga darurat bencana kekeringan di Kabupaten Bandung, ditetapkan melalui Keputusan Bupati Bandung Nomor 365/Kep.444-BPBD/2019, yaitu mulai 1 Agustus hingga 31 Oktober 2019.

Sejak surat diterbitkan, Pemerintah Kabupaten Bandung telah melakukan upaya penanggulangan, salah satunya dengan mendistribusikan air bersih sebanyak kurang lebih 655.000 liter.

Hal itu diungkapkan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bandung Akhmad Djohara.

“Sampai dengan hari Minggu (8/9), telah terdistribusikan sebanyak kurang lebih 655.000 liter air bersih. 90 titik yang berlokasi di 43 desa di 17 kecamatan telah terlayani kebutuhan air bersihnya,” ungkap dia, di ruang kerjanya di Soreang, Selasa (10/9).

Djohara menyebut, ke 17 kecamatan tersebut, yaitu Kecamatan Arjasari, Baleendah, Banjaran, Cangkuang, Ciwidey, Katapang, Kutawaringin, Pacet, Pameungpeuk, Paseh, Pasirjambu, Cileunyi, Margaasih, Ibun, Cikancung, Cicalengka, dan Solokanjeruk.

“Dari 23 kecamatan terdampak, 17 kecamatan sudah terlayani, dengan rincian 33.455 kepala keluarga dan 96.176 jiwa," terang Djohara.

Sampai saat ini, BPBD, Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan, juga Dinas Sosial, masih terus melakukan pendistribusian air bersih.

"Masih ada enam kecamatan terdampak yang belum terlayani, dan kami terus melakukan pendistribusian, antara lain bersama-sama dengan PDAM, PMI, dan AMCF (Asia Muslim Charity Foundation )," pungkasnya. (pan/*)

Tags:

Berita Terkait

Related News