Pemkot Undang Investor Ke Bandung

BANDUNG,- Pemerintah kota Bandung menargetkan investasi yang masuk di tahun ini sebesar Rp 5,23 triliun. Namun hingga kini investasi yang masuk ke kota Bandung baru mencapai Rp 3,12 triliun. 

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Ronny Ahmad Nurdin meminta pada para pengusaha agar melaporkan kegiatan investasinya dengan benar dan tepat. 

"Masih kurang Rp 2,11 triliun lagi untuk mencapai yang ditargetkan," katanya.

Ronny mengatakan, dinas yang ia pimpin itu menjadi 'show windows'-nya Pemkot Bandung. Maka itu, ia berpesan kepada para investor, supaya menanamkan modal di Bandung dalam kemudahan perizinan sesuai dengan aturan yang berlaku.

"Fungsinya sebagai pengendalian pelaksanaan penanaman modal. Tugasnya memantau dan membina penanam modal untuk dapat perizinan sesuai ketentuan," ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Bandung Oded M Danial juga berharap, para pengusaha dan investor bisa mengikuti aturan yang telah ditetapkan. Pasalnya, hal itu bagian dari menyukseskan program pemerintah. 

"Semua pengusaha di Bandung bisa berkolaborasi. Utamanya membantu kebijakan Kota Bandung khusus dalam program pembangunan," cetus Oded.

Oded mengungkapkan, pemerintah telah mempermudah regulasi penanaman modal. Termasuk membuka akses perizinan secara online. Namun Oded meminta para investor untuk lebih memahami secara mendalam. 

"Kita harus mengetahui seberapa besar investasinya, karyawannya berjumlah berapa, persoalan yang dihadapi apa saja. Dari itu kita bisa mengetahui perkembangan, maka kita harus berkolaborasi, juga investor mengikuti regulasi kebijakan pemerintah," bebernya. (pan/*)

Tags:

Berita Terkait

Related News