Hasanuddin: Habibie Sosok Negarawan Dan Dekat Dengan Allah

BANDUNG,- Mantan ajudan Wakil Presiden dan Wakil Presiden Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie, Mayjen TNI (Purn) TB Hasanuddin memiliki kesan yang mendalam atas wafatnya Presiden RI Ke-3 itu.

Hasanuddin yang telah mendampingi Habibie sejak saat menjadi Wakil Presiden menyebut lelaki asal Pare-Pare itu adalah sosok yang selalu memikirkan negara dan bangsa.

"Kami telah menjadi saksi, bahwa seluruh hidup Pak Habibie didharmakan untuk kepentingan bangsa," kata anggota DPR RI terpilih itu melalui sambungan telepon, Rabu (11/9).

Menurut Hasanuddin, Habibie adalah sosok demokrat sejati. Bahkan, imbuhnya, ketika Habibie dijegal untuk tidak bisa masuk menjadi calon Wakil Presiden oleh DPR ketika itu ia menerima dan tidak mengganggu.

"Beliau menerima dan sama sekali tidak protes," kata dia.

Dikatakannya, banyak pelajaran yang dapat diambil selama dirinya mendampingi Habibie saat menjadi Wakil Presiden dan juga Presiden. Dimata Hasanuddin, Habibie adalah seorang tokoh dan negarawan yang dekat dengan semua pembantunya.

"Beliau sering berdiskusi dengan kami para ajudan dan pembantunya, bahkan mau mendengarkan masukan dari seorang Kolonel seperti saya. Saya benar-benar kehilangan sosok ayah sekaligus guru," ungkapnya.

Politisi PDI Perjuangan ini juga mengungkapkan Habibie adalah orang yang benar-benar dekat dengan Allah. Menurutnya, Habibie tak pernah meninggalkan sholat lima waktu, dan melaksanakan puasa Senin-Kamis sepanjang hidupnya.

Habibie juga merupakan seorang bapak, seorang suami yang sangat mencintai keluarga.

"Semoga beliau husnul khatimah dan mendapat tempat terbaik disisi Allah SWT," doanya.

Seperti diketahui, Presiden ketiga RI Bacharuddin Jusuf Habibie meninggal dunia di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta, Rabu (11/9) pukul 18.05

Habibie meninggal pada usia 83 tahun. Habibie meninggal pada pukul 18.05 WIB.
Habibie sebelumnya dirawat di ruang Cerebro Intensive Care Unit (CICU) Paviliun Kartika RSPAD sejak 1 September 2019.

Ketua Tim Dokter Kepresidenan (TDK) Prof. dr. Azis Rani melalui keterangan resmi pada Senin (9/9) menyebutkan Habibie ditangani tim dokter spesialis dengan berbagai bidang keahlian, seperti jantung, penyakit dalam, dan ginjal.

Habibie meninggalkan dua anak, yaitu Ilham Akbar dan Thareq Kemal. Sementara istrinya, Hasri Ainun Besari telah meninggal dunia pada 2010 di Jerman.

Beberapa waktu sebelumnya sempat beredar kabar hoaks Habibie meninggal dunia, padahal yang bersangkutan masih dirawat di RSPAD Gatot Soebroto. Dan hari ini tokoh egaliter ini benar-benar pergi untuk selamanya. Selamat Jalan Pak Habibie. (nie/*)

 

Tags:

Berita Terkait

Related News