Pemkot Bandung Turut Kehilangan Sosok Habibie

BANDUNG,- Segenap jajaran Pemerintah Kota Bandung berbela sungkawa atas meninggalnya Presiden ketiga Republik Indonesia, Bacharuddin Jusuf Habibie. 

Putra bangsa yang dikenang sebagai seorang ilmuwan sekaligus negarawan itu mangkat pada Rabu (11/9), pukul 18.05, di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta.

Kepala Bagian Humas Setda Kota Bandung Sony Teguh Prasatya mengungkapkan, Kota Bandung memiliki hubungan erat dengan Habibie. Kontribusinya dalam membangun Industri Pesawat Terbang Nurtanio (IPTN), kini PT Dirgantara Indonesia (PT DI), di Kota Bandung, merupakan sejarah besar yang tak terlupakan.

"Apalagi wali kota kita, Pak Oded, pernah satu korps dengan Pak Habibie. Kehadiran beliau menorehkan sejarah tersendiri di Kota Bandung," ungkapnya, di Balai Kota Bandung. 

Oleh karena itu, Kota Bandung turut kehilangan Habibie. Sony meminta seluruh warga Kota Bandung mendoakan pria yang telah menorehkan tinta emasnya di bidang dirgantara Indonesia itu.

"Kami segenap jajaran Pemerintah Kota Bandung turut berbela sungkawa. Mari kita doakan beliau agar diampuni segala kekhilafannya, dan diterima seluruh kebaikannya sebagai amal shalih," ucap Sony.

Dia pun mengimbau seluruh instansi pemerintah dan juga seluruh warga agar mengibarkan bendera setengah tiang selama tiga hari. Hal itu sejalan dengan amanat Undang-undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan Pasal 12.

"Pak Mensesneg, juga telah menyampaikan surat dan menyatakan hari berkabung nasional. Melalui surat itu mengimbau kita semua untuk mengibarkan bendera setengah tiang sampai 14 September 2019. Sebagai bentuk penghormatan kepada Pak Habibie, kita akan segera melaksanakan itu," jelasnya. (*)

Tags:

Berita Terkait

Related News