Tak Sesuai Rencana, PT BII Dianggap Langgar Pembangunan Kiara Artha Park

BANDUNG,- Perusahaan daerah milik Pemerintah Kota Bandung PT Bandung Imfra Investama (PT BII) diduga melanggar perencanaan pembangunan di kawasan Kiaracondong.

Rencana awal di kawasan yang saat ini sudah di bangun taman Kiara Artha Park, akan dibangun rumah susun untuk korban penggusuran untuk pembebasan lahan oleh Pemkot Bandung.

Namun saat ini kawasan tersebut sudah seutuhnya menjadi taman. Padahal Pemerintah kota Bandung yang saat itu dipimpin oleh Ridwan Kamil menjanjikan hunian dan kawasan ekomomi untuk korban penggusuran.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung, Folmer S.M Silalahi meyebutkan, PT BII harus berhati-hati dalam pembangunan di kawasan tersebut.

"Kawasan itu planingnya ada rumah susun, kalau faktanya tidak ada berarti PT BII melanggar," tegas Folmer kepada wartawan, Sabtu (14/9).

Politisi PDI Perjuangan itu juga menyayangkan jika, janji pemerintah kota Bandung yang akan membuatkan rumah susun untuk korban gusuran.

"PT BII kalau seperti itu melanggar," pungkasnya. (ipn)

Tags:

Berita Terkait

Related News