Nelayan Berharap Tangkapan Ikan Kembali Berlimpah

KARAWANG,- Pasca musibah tumpahan minyak mentah yang menimpa wilayah pantai utara Karawang, masyarakat Desa Cemarajaya, Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang, menggelar nadran laut, Minggu (22/9) pagi.

Acara ini bertempat, di Tempat Pelelangan Ikan Mulia Bahari Desa Cemarajaya. Nadran laut merupakan tradisi yang dilaksanakan setiap tahun oleh para nelayan di pesisir laut Karawang dalam rangka mensyukuri hasil laut.

"Semoga dengan adanya pelaksanaan nadran laut ini, bencana tumpahan minyak mentah cepat teratasi dan kembali normal sedia kala lagi. Mudah-mudahan kedepannya, pasca musibah ini, hasil laut berlimpah,” ucap Kepala Desa Cemarajaya Younglim, pada portaljabar.net.

Menurutnya, acara nadran laut yang serentak dilaksanakan di beberapa titik pantai utara Karawang, merupakan salah satu rangkaian Hari Jadi Kabupaten Karawang ke-386. Acara dimulai dengan senam pagi bersama, dilanjutkan arak-arakan kapal nelayan ketengah laut dengan membawa tumpeng dan sesajen. Pagelaran wayang kulit malam nanti menjadi penanda puncak acara. 

"Semenjak musibah tumpahan minyak ini, membuat hasil nelayan menurun drastis, banyak ikan mati dan jaring kotor. Meski demikian, masyarakat Cemarajaya harus tetap bersyukur atas nikmat lainnya," cetusnya.

Rasa syukur ini juga diungkapkan Tarji, warga nelayan Desa Cemarajaya. Setelah beberapa pekan laut utara Karawang terkena musibah, dirinya menginginkan agar laut kembali normal dan hasil tangkapan ikan bertambah melimpah.

"Alhamdulillah acara nadran laut ini berjalan lancar dengan sangat meriah. Kami semua bersama-sama berdoa agar laut kembali normal, dan kedepannya para nelayan disini diberikan rejeki yang berlimpah ruah," tutupnya. (wins/*)

Tags:

Berita Terkait

Related News