PAN: Haji Jaenal Ibarat Kartu Joker

KARAWANG,- Setelah melalui proses komunikasi yang intens dan dialektika yang cukup panjang, akhirnya Partai Amanat Nasional Karawang bersama-sama dengan partai di Fraksi Pangkal Perjuangan (minus Partai NasDem), menyepakati langkah awal menuju Pemilihan Bupati Karawang 2020, dengan mendukung Jaenal Arifin untuk maju sebagai calon bupati/wakil bupati. 

“Haji Jaenal adalah sosok yang serius mengajak PAN, PPP, Hanura, dan PBB untuk berperan aktif dalam gelaran Pilkada Karawang. Beliau egaliter dan menghargai keterbatasan masing-masing, namun memiliki optimisme besar bahwa kami punya infrastruktur yang solid dan militan dalam mewujudkan cita-cita bersama," kata Sekretaris DPD PAN Kabupaten Karawang Dadan Suhendarsyah, kepada Portaljabar.net, Minggu (22/9).

Sebagai bukti keseriusan mendukung langkah Jaenal menjadi calon kepala daerah dengan melakukan dukungan secara formal melalui institusi partai. 

“Alhamdulillah minggu ini, dukungan formal bagi pencalonan Haji Jaenal sudah diterbitkan oleh PPP dan PAN. Insya Allah dalam beberapa hari kedepan akan disusul oleh Hanura dan PBB," ujarnya.

PAN dan tiga partai diatas, kata Dadan, akan lebih berhati-hati dalam menjalin koalisi di Pilkada 2020 mendatang. Pasalnya, PAN tidak ingin kecelakaan politik berupa "kawin paksa" di Pilkada 2015 lalu kembali terulang dalam Pilkada 2020.

"Kami lebih berhati-hati dalam berkoalisi, karena belajar dari pengalaman bahwa kawin paksa dapat merusak keharmonisan koalisi jika paslon yang kami usung ditakdirkan menjadi pemenang," ujarnya.

Pendaftaran paslon usungan partai baru mulai berjalan di April 2020, sehingga masih banyak waktu untuk menjalin koalisi yang tidak dipaksakan. Dalam rentang waktu mulai bulan ini, lanjut Dadan, komunikasi dengan partai-partai dan figur-figur bakal calon sudah mulai diintensifkan.

“Terkait bangunan koalisi dan posisi (cabup atau cawabup), kami sepaham untuk berdialektika terlebih dahulu hingga beberapa bulan ke depan. Mudah-mudahan paling lambat di awal tahun 2020 sudah bisa dipastikan, sehingga kami bisa lebih enjoy melewati  tahap pendaftaran, putaran kampanye, pencoblosan dan fase hasil penghitungan suara," ucapnya. 

Menurut Dadan, saat ini Jaenal terus bergerak dengan aksesnya sendiri, dan partai Fraksi Pangkal Perjuangan pun bergerak dengan jaringannya pula sebagai ikhtiar membangun koalisi akbar. 

"Bangunan yang kokoh perlu keterlibatan banyak pihak, namun dalam bingkai semangat yang sama. Tentu tidak ada yang tidak mungkin dalam sebuah proses politik, mengubah sesuatu yang menurut sebagian orang sebagai hal tidak mungkin menjadi  kenyataan politik, merupakan keberhasilan pentas seni politik. Tentu dengan tidak mengabaikan suara arus bawah," jelasnya.

Dia menekankan, Jaenal dan Fraksi Pangkal Perjuangan terus bertekad menjadi bagian dari kepemimpinan Karawang 2020-2025. Bukan sekedar mewarnai, tapi menjadi aktor utama dalam pengelolaan  Kabupaten Karawang. Dia mengibaratkan Jaenal sebagai kartu Joker yang akan menjadi penyempurna kemenangan bagi pasangannya dan masyarakat Karawang. 

"Sekali lagi penyempurna, bukan pelengkap. Kami memulai langkah ini dengan ucapan bismillahi tawakkaltu 'alallahi, walaa haula wala quwwata illa billah,” tandasnya. (uya/*)

Tags:

Berita Terkait

Related News