Kabupaten Bandung Produksi 131.759 Ton Padi Organik Per Musim Panen

BANDUNG,- Sepanjang tahun 2019, Kabupaten Bandung baru mampu memproduksi padi organik 263.508 ton per tahun. Dari luas lahan sekitar 204,7 hektar.

Padahal budidaya padi organik ini sudah dikembangkan pemerintah Kabupaten Bandung sudah sejak tahun 2007. Dengan luas sekitar 13,7 hektar di kawasan Ciparay.

Bupati Bandung Dadang Nasser meyebutkan, selain ada di Ciparay, juga di kecamatan lain seperti Banjaran, Cimaung, Bojongsoang dan Solokanjeruk

"Dari 204,7 hektar kita baru sertifikat 107, mudah-mudahan bisa makin luas lagi," kata Dadang, Senin (23/9).

Pihaknya, kata Dadang, terus mendorong dijalankannya pola pertanian ini. Menurutnya, pola tersebut sangat berdampak pada kesejahteraan petani.

"Pertanian terpadu berbasis organik nantinya berdampak pada kualitas, produktivitas dan harga, yang akan meningkatkan kesejahteraan para petani," lanjut Dadang.

Terpadunya padi dan ternak, terang Dadang, selain padi organik, pemerintah Kabupaten Bandung juga tengah mengembamgkan peternakan sapi dan menjelang musim hujan diselingi dengan menanam ikan, 25 hari bisa panen.

"Kita tangah kembangkan beberapa komoditas untuk kemajuan petani di Kabupaten Bandung," pungkasnya. (ipn)

Tags:

Berita Terkait

Related News