HUT RS Imannuel Ke-109, PFIM Lelang 60 Foto Untuk Amal

BANDUNG,- Pencinta Fotografi Imanuel Maranatha (PFIM), menggelar pameran foto di Rumah Sakit (RS) Imannuel, Kota Bandung, Senin (23/9). Sebanyak 60 foto dipamerkan untuk kemudian dijual kepada para pecinta seni.

Ketua Panita PFIM Jahja Teguh Widjaya mengatakan pameran ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahun. Foto-foto yang dipamerkan, kata Jahja, merupakan karya dari para tenaga kesehatan yang tergabung dalam Pencinta Fotografi Imanuel Maranatha (PFIM).

"Pameran foto ini unik dan istimewa karena dilakukan oleh tenaga kesehatan," kata Jahja usai pembukaan pameran foto PFIM, Senin (23/9).

Ia menambahkan, hasil dari penjualan foto pada pamerannya, akan didonasikan seluruhnya untuk kegiatan amal.

"Nah tahun ini, kami temanya acara amal, jadi dari waktu perencanaan pameran foto ini sudah direncanakan untuk amal. Masih kita pertimbangkan apakah untuk kebakaran hutan di Riau dan Kalimantan atau Yayasan Peduli Kanker. Nanti kami komunikasikan dulu," kata Jahja.

Jahja mengatakan pulukhan karya foto yang dipamerkan berjejer rapih di lorong RS Immanuel Bandung. Hasil karya yang ditampilkan, kata Jahja, sesuai dengan tema yang ditentukan yakni "Dunia di Mataku".

"Tema tahun ini adalah "Dunia di Mataku". Kami melihat bahwa setiap orang punya punya passion yang berbeda-beda terkait tema tersebut, dan yang ditampilkan dipameran ini adalah yang terbaik dan bagaimana dunia dimata mereka," jelasnya.

Ia menambahkan pada tahun 2016 lalu, PFIM berhasil meraih penghargaan bergengsi yakni memecahkan rekor nasional dan dunia dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) serta rekor internasional oleh Record Holders Republik (RHR).

"Tahun 2016, PFIM terpilih dalam kategori pameran foto dengan jumlah foto dan peserta terbanyak hasil karya dokter atau tenaga kesehatan yakni 650 orang dengan jumlah foto 5.695 lembar," ungkapnya.

Ditempat yang sama, Direktur Utama RS Imannuel, Ruly S FCN mengungkapkan pameran foto ini digelar bertepatan dengan peringatan Hari Jadi RS Imannuel yang ke-109. Jadi, kata Ruly, selain melayani pasien, profesi tenaga kesehatan juga mampu memberikan karya fotografi yang bagus.

"Dengan adanya pameran ini, karya fotografi para tenaga kesehatan yang tergabung dalam PFIM ini tidak hanya dinikmati oleh diri sendiri tapi juga dapat memberi manfaat bagi orang lain. Caranya, foto-foto ini dijual dan hasilnya disumbangkan untuk mereka yang membutuhkan," kata Ruly.

Menurutnya, dalam HUT ke-109 tahun ini, RS Imannuel memiliki tagline Keep Moving Forward With Care. Arti tagline tersebut, kata Ruly, bahwa RS Imannuel akan bergerak dengan 'care' tapi tidak hanya diluar saja tetapi juga quality asurance.

"Contohnya, pegawai RS Imannuel yang telah pensiun kemudian menderita sakit dan mendapat perawatan disini, tetap kita perhatikan, disapa. Nah itu yang kami terapkan," tandasnya. (nie/*)

 

 

Tags:

Berita Terkait

Related News