Dana Hibah Bawaslu Karawang Untuk Pilkada Hanya Rp 23 Miliar

KARAWANG,- Bantuan Dana Hibah sebesar Rp23 miliar dari Pemerintah Kabupaten Karawang, yang diperuntukkan pengawasan dalam penyelengaraan Pemilihan Bupati Karawang 2020, sudah disepakati Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Karawang.

Ketua Bawaslu Kabupaten Karawang Kursin Kurniawan mengatakan, anggaran yang disepakati sebesar Rp23 miliar, jelas berbeda dengan 2015. Karena, pada 2015 itu ada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 14 Tahun 2014 tidak ada untuk menyewa mebeleur.

"Oleh karena itu, dengan bertambahnya tenaga pengawas di TPS, honor pegawai tentunya bertambah pula," terang Kursin, Rabu (9/10). 

Idealnya, menurut dia, untuk anggaran Bawaslu Kabupaten  Karawang adalah Rp27 miliar. Sehubungan hasil dievaluasi oleh pemerintah Kabupaten Karawang  sehingga ditetapkan untuk  anggaran  Bawaslu di Pilkada Serentak 2020 hanya Rp23 miliar. 

"Normalnya untuk gaji pengawas TPS seharusnya Rp 1,1 juta itu berdasarkan PMK, karena bantuan dana hibah dari Pemerintah Kabupaten Karawang disepakati cuma Rp 23 miliar, sehingga kita sesuaikan agar mencukupi kebutuhan kita selama pelaksanaan Pilkada," ucapnya. 

Adapun honor yang akan diterima untuk Pilkada Serentak 2020 sebagai berikut : Pengawas TPS Rp650 ribu/bulan, honor PPL Rp1,1 juta, sedangkan anggota Panwascam Rp1,6 juta dan ketua Panwascam Rp1,85 juta.

"Dan itu sudah mengacu kepada Permedargri serta disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah yang masa kerjanya cuma sembilan bulan," pungkasnya. (wins/*)

Tags:

Berita Terkait

Related News