Anggaran Pendidikan Kota Bandung Turun

BANDUNG,- Pemerintah Kota Bandung mengalokasikan anggaran pendidikan pada belanja langsung tahun 2020 sekira Rp 700 miliar. Jumlah tersebut lebih kecil dibandingkan tahun lalu.

Penganggaran tersebut disoroti anggota Komisi D DPRD Kota Bandung, Yusup Supardi. Dia mengaku prihatin atas turunnya alokasi anggaran pendidikan pada rencana kerja Pemerintah Kota Bandung tahun 2020 ini.

"Jika dibandingkan dengan alokasi anggaran 2009 sebesar Rp 900 miliar lebih, maka anggaran pendidikan Kota Bandung menurun drastis," kata Yusuf, di Gedung DPRD Kota Bandung, Kamis (10/10).

Yusup menyebut, berdasarkan hasil evaluasi, besaran anggaran pendidikan Kota Bandung mencapai kurang lebih sekira Rp 1,4 triliun. Nilai anggaran itu sudah termasuk gaji pendidikan dan biaya pendidikan kedinasan.

Sedangkan sesuai UU Sisdiknas, minimal anggaran pendidikan 20 persen dari total APBD tidak termasuk gaji dan biaya pendidikan kedinasan. Sehingga jika dikurangi dengan gaji dan biaya pendidikan, anggran pendidikan di Kota Bandung, seperti disebutkan diatas hanya Rp 700 miliar lebih atau hanya dikisaran 11 persen.

"Ini merupakan teguran ke Pemkot Bandung agar menambah alokasi belanja pendidikan di APBD 2020," kata Yusup.

Atas referensi itu, Yusup yang juga anggota Badan Anggaran ini menegaskan, dengan adanya ketidaksinkronan data tersebut, maka kalangan dewan meminta pemerintah Kota Bandung untuk memastikan anggaran pendidikan memenuhi kuota 20 persen.

"Untuk anggaran pendidikan sudah sering kita ingatkan supaya porsi anggarannnya sesuai dengan undang-undang," tukas Yusup.

Yusup mengakui, besaran anggaran pendidikan tahun ini menurun dibanding tahun sebelumnya. Berkurangnya anggaran pendidikan itu diduga akibat adanya defisit neraca keuangan.

"Belakangan terpapar adanya permasalahan dalam neraca keuangan Pemkot Bandung, sehingga terjadi pengurangan dan pergeseran anggaran cukup besar," katanya.

Yusup berharap, apabila anggaran pendidikan memang sudah diatas 20 persen, pihaknya meminta Pemkot Bandung segera menyampaikan tanggapannya. 

"DPRD Kota Bandung memberi ruang bagi pemkot untuk menyampaikan tanggapannya," pungkasnya. (pan/*)

Tags:

Berita Terkait

Related News