Dua Orang Daftar Jadi Calon Kades Rengasdengklok Utara

KARAWANG,- Tahapan Pilkades Serentak Kabupaten Karawang 2020 sudah memasuki tahap pendaftaran. Hari pertama pembukaan pendaftaran balon kades Rengasdengklok Utara, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, diramaikan dua orang. 

Tahapan Pilkades diawali dengan pembentukan panitia pada 1-10 Oktober 2019, dilanjutkan dengan pendaftaran bakal calon Kades 14-24 Oktober 2019, kemudian penelitian kelengkapan persyaratan adnimistrasi bakal calon Kades 1-27 November 2019, dan penetapan calon kades yang memenuhi persyaratan administrasi 13 Desember 2019.

"Alhamdulillah di hari pertama pembukaan pendaftaran ini, dua orang warga sudah mendaftar menjadi balon kades, yaitu Nana Suryana dan Enin Saputra," ucap Saepudin, selaku ketua panitia Pilkades Rengasdengklok Utara, pada portaljabar.net, Senin (14/10).

Dia menuturkan, untuk penjaringan pihak dari panitia sebelumnya sudah melakukan sosialisasi. Ada sembilan orang yang berpotensi untuk mendaftar. Pendaftaran terakhir akan ditutup tanggal 24 Oktober 2019. Terkecuali pendaftar hanya satu orang, maka pendaftaran diperpanjang selama dua hari. 

"Untuk pengumuman kebetulan masih lama, nanti di Januari 2020. sekarang pemberkasan-pemberkasan paling yang depan adalah pemberkasan di pelayanan atap untuk berkas yang belum dilengkapi pada saat mendaftar," terangnya.

Sementara ini, menurutnya, tidak ada kendala, paling ada beberapa yang menanyakan tentang persyaratan yang harus dilengkapi. Memang bagi yang paham kalau memang ada aturan dipenuhi, apabila memang tidak ada dalam peraturan itu tidak wajib hukumnya.

"Kami berharap, di Rengasdengklok Utara ini pemilihan bisa berjalan dengan sukses. Bukan hanya sukses melaksanakannya saja, tapi juga sukses menciptakan kondisi yang kondusif juga mewujudkan Pilkades damai," harapnya.

Dia menambahkan, dari calon-calon yang terjaring juga memang sumber daya manusianya diharapkan artinya bisa memenuhi. Sehingga nantinya dalam pelaksanaan tidak terlalu banyak kendala dengan aturan dan sebagainya. 

"Memang ada yang paham dengan aturan, berarti dia mengikuti. Namun, kalau yang tidak paham dengan aturan sedikit banyak ada komplain. Maka itu, saya berharap sih semua sudah paham dengan zaman sekarang aturan memang harus dijalankan," pungkasnya. (wins/*)

Tags:

Berita Terkait

Related News