Kaum Milenial Tolak Kehadiran Abdullah Hehamahua Di Bandung

BANDUNG,- Kolaborasi milenial Kota Bandung tolak kehadiran Abdullah Hehamahua di Kota Bandung. Ketua Kolaborasi Milenial Kota Bandung Ridwan Kurniawan menegaskan dasar dari penolakan tersebut lantaran Abdullah Hehamahua adalah tokoh yang kontroversial

"Banyak pernyataan Abdullah Hehamahua yang kontroversial dan cenderung memprovokasi. Abdullah juga pernah memimpin aksi unjuk rasa gugatan Pemilihan Presiden (Pilpres) di Mahkamah Konstitusi," kata Ridwan kepada PortalJabar.net, Selasa (15/10).

Menurut Ridwan, kehadiran Abdullah Hehamahua di Bandung dikhawatirkan akan menimbulkan keresahan. Ridwan mengungkapkan, kehadiran Abdullah Hehamahua di Bandung akan mengungkit kembali konflik horizontal saat Pilpres yang sudah selesai.

Selain itu, kata dia, kapasitas Abdullah Hehamahua sebagai mantan penasihat KPK menolak revisi UU KPK.

"Yang dikhawatirkan Abdullah Hehamahua akan memprovokasi terkait revisi UU KPK hingga dapat menimbulkan gejolak. Kalau tidak setuju dengan UU hasil revisi, gunakan cara cara yang konstitusional, judicial review ke MK," beber pengurus Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Bandung ini.

Ridwan menegaskan, jadi dengan dua alasan tersebut, Milenial Kota Bandung menolak kehadiran Abdullah Hehamahua di Kota Bandung.

"Saat ini Kota Bandung mulai kondusif, jangan lagi dengan kedatangan Abdullah Hehamahua suasana menjadi panas lagi. Jangan ada lagi aksi demonstrasi yang berujung rusuh di Bandung," tandasnya. (nie/*)

Tags:

Berita Terkait

Related News