Wisuda Perdana, UBP Karawang Raih Berbagai Capaian Prestasi

KARAWANG,- Wisuda ratusan sarjana yang pertama kali dilakukan Universitas Buana Perjuangan Karawang, Rabu (16/10), dikemas dengan spesial dan berkelas. Acara yang digelar di Ballroom Hotel Resinda Karawang ini merupakan pembuktian bahwa UBP sebagai salah satu universitas swasta di Karawang sudah layak untuk dipercaya oleh masyarakat dalam menitipkan putra-putrinya dalam menempuh pendidikan tinggi.

Rektor UBP Karawang, Dr H Dedi Mulyadi, S.E, M.M, mengatakan, bahwa acara ini sangatlah penting bagi keluarga besar UBP Karawang karena merupakan pertamakalinya diadakan wisuda program sarjana sejak berdiri pada tahun 2014. "Alhamdulilah ini adalah wisuda sarjana yang pertama kali kami laksanakan sejak berdiri di tahun 2014 lalu," ujar Dedi, dalam paparannya.

Dalam kesempatan ini, Dedi atas nama pribadi maupun civitas akademika UBP Karawang mengucapkan selamat atas diwisudanya 675 orang wisudawan dan wisudawati yang berhasil menyelesaikan pendidikan mereka pada sepuluh program studi yang ada di UBP Karawang. Para wisudawan dan wisudawati ini, kata Dedi, terbagi dalam 10 program studi, antara lain Teknik Industri sebanyak 84 orang, Farmasi (75), Teknik Informatika (59), Sistem Informasi (32), Manajemen (110), Akuntansi (96), Psikologi (64), Hukum (32), PGSD (115), dan PPKN (8).

Dedi sangat berharap para lulusan bisa berkarya di wilayah profesional yang disesuaikan dengan bidang yang diminati. 

“Berkaryalah di berbagai bidang profesi, keilmuan dan keahlian tanpa harus meninggalkan jati diri UBP Karawang," ujarnya.

Dedi juga mengingatkan para wisudawa  untuk senantiasa menjaga nama baik almamater dimanapun berada. 

“Nama baik UBP Karawang ini dicapai dengan keringat, pengorbanan, dan jerih payah maka jangan tercoreng hanya karena ulah oknum-oknum yang menginginkan kita bercerai-berai," tuturnya.

Dia menekankan, kiprah positif wisudawan-wisudawati di masyarakat sangat membantu dalam meningkatkan nama baik dan penilaian masyarakat terhadap almamater.

"Jaga selalu sinergitas antara alumni, jalin terus komunikasi, dan silahtuhrahmi dengan dosen-dosen dan tenaga kependidikan. Kami menyadari dalam melayani saudara-saudara kuliah di UBP Karawang masih banyak kekurangan, bahkan mungkin ada tindakan kami yang khilaf. Oleh karena itu kami mengharapkan masukan saran bahkan kritik yang konstruktif demi perbaikan dan perkembangan UBP Karawang kedepan," jelasnya.

Selain itu, hal yang tidak kalah penting adalah ucapan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Dewan Pembina, Pengurus dan Dewan Pengawas Yayasan Buana Pangkal Perjuangan, para pimpinan Rektorat, Dekanat dan para Kaprodi serta para dosen, atas totalitas dan komitmennya dalam melaksanakan tugas mendidik dan melayani mahasiswa sehingga mereka berhasil menyelesaikan studinya.

Dedi juga menerangkan, sejarah UBP Karawang yang berdiri tahun 2014 atas dasar SK Kemendikbud RI No. 611/E/O/2014 tanggal 17 Oktober 2014 tentang Izin Pendirian Universitas Buana Perjuangan Karawang dan baru menerima mahasiswa pada tahun 2015.

"Selama 4 tahun berkiprah UBP Karawang mendapatkan sambutan yang baik dari masyarakat Karawang hal ini ditandai dengan jumlah pendaftar setiap tahunnya selalu meningkat. Sampai hari ini jumlah mahasiswa UBP 8475 mahasiswa tersebar pada 11 program studi termasuk pada program studi baru yaitu Teknik Mesin," ucapnya.

Dengan berbagai fasilitas yang disediakan oleh Yayasan Buana Pangkal Perjuangan, baik infrastruktur gedung, laboratorium, dan sarana ibadah, UBP Karawang berusaha terus meningkatkan kualitas pembelajaran dan capaian-capaian baik oleh mahasiswa maupun para dosennya.

Salah satu bukti kerja keras UBP Karawang adalah capaian prestasi yang diperoleh oleh mahasiswa. Pertama adalah mahasiswa prodi teknik informatika, yaitu Yazied Dhiya Uddien, Muhamad Rizal Maulana dan Didin Maulana Akhsan yang berhasil meraih juara 3 pada ajang Information Technology Creative Competition (ITTC).

"Kedua adalah mahasiswa prodi Farmasi, Sugianto, yang berhasil meraih juara ke 2 pada kategori essay individu pada ajang Student Pharmacist Competition (SPC) tingkat internasional," ucapnya.

Ketiga adalah mahasiswa prodi farmasi Yanti Lestari, Iis Aisyah dan Fadilah Fitrianti yang meraih juara ke 3 pada categori paper pada ajang Student Pharmacist Competition tingkat internasional. Dimana juara pertama adalah dari universitas Thailand, dan juara kedua dari UI.

"Keempat adalah tim mahsiswa prodi teknik informatika yang berhasil meraih juara ke 1 pada ajang Software Development Competition pada pekan teknologi dan informatika tingkat nasional. Terakhir adalah tim mahasiswa prodi teknik informatika yang meraih juara 2 pada ajang selisik IT dan animation compotition pada category mobile application," ujarnya.

Selain itu, lanjut Dedi, prestasi akademik lainya yang diperoleh mahasiswa UBP Karawang yaitu memperoleh hibah program kreativitas mahasiswa dari Belmalwa Kemenristekdikti setiap tahun secara nasional.

Sedangkan, kata Dedi, prestasi non akademik yang diperoleh mahasiswa UBP antara lain pertama mahasiswa prodi sistem informasi saudari Nurhayati yang memperoleh juara ke 2 pada kejuaraan karate tingkat nasional, kedua mahasiswa prodi akuntansi saudari Anisa Berliana yang menjadi juara 1 anggar pada ajang West Java Internasional Fencing Championship 2018, dan ketiga mahasiswa prodi psikologi Ice Febrianti yang menjadi juara 1 pada kegiatan Siliwangi Monolog event 2019, dan sekaligus UBP menjadi juara umum.

Menurut Dedi, mengenai kegiatan penelitian yang dilaksanakan oleh dosen menghasilkan hibah Dikti setiap tahunnya, yaitu pada tahun 2017 memperoleh hibah sebanyak 5 penelitian, tahun 2018 sebanyak 15 penelitian dan tahun 2019 sebanyak 19 penelitian. 

“Pencapaian ini tidaklah mungkin dapat di peroleh tanpa kerja keras dan kerjasama semua pihak oleh karena itu saya memberikan penghargaan yang setinggi-tinggnya kepada pimpinan, para dosen, para tenaga pendidikan, kepada mahasiswa terutama mahasiswa angkatan pertama yang telah meletakkan atmosfir yang kondusif dan mewariskan DNA yang baik, sehingga dapat diteruskan untuk mencapai kemajuan-kemajuan di masa mendatang," ujarnya.

Dedi juga bercerita mengenai capaian prestasi kelembagaan UBP Karawang berdasarkan 4ICU yaitu menempati peringkat 39 dari 460 perguruan tinggi di Jawa Barat dan Banten, sedangkan di tingkat nasional berada pada peringkat 324 dari 4498 perguruan tinggi.

Adapun mengenai kerjasama dengan berbagai institusi didalam negeri sebanyak 130 nota kerjasama dengan berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta. Sedangkan kerjasama luar negeri tercatat sebanyak 20 nota kerjasama yang sudah di tandatangani dengan perguruan tinggi dari 8 negara.

"Program yang dilaksanakan dari program kerja sama tersebut adalah pertukaran mahasiswa, studi lanjut dosen UBP di luar negeri, program double degree antara UBP Karawang dengan KIBI University Jepang. Pada tahun 2017 UBP mengirim 2 mahasiswa untuk melanjutakan kuliah di jepang, 2018 sebanyak 8 mahasiswa dan 2019 sebanyak 7 mahasiswa," ujarnya.

Sementara, kata Dedi, beasiswa yang diperoleh oleh mahasiswa UBP Karawang yaitu beasiswa PPA pada tahun 2017 sebanyak 20 mahasiswa, 2018 sebanyak 15 dan 2019 sebanyak 20, beasiswa bidik misi tahun 2018 sebanyak 2 orang, dan tahun 2019 sebanyak 6 orang, dan beasiswa karawang cerdas yang di peroleh dari pemerintah karawang tahun ini direkomendasikan sebanyak 205 mahasiswa.

Dalam acara wisuda UBP Karawang yang pertama ini dihadiri oleh Kepala L2DIKTI Wilayah 4 Jabar-Banten Bapak Prof Dr Herman Suherman M.Pd, perwakilan Bupati Karawang dr Cellica Nurrachadiana, Wakil Bupati Karawang Ahmad Zamakhsyari, Dewan Pembina Yayasan Buana Pangkal Perjuangan (YBPP) Karawang Letjen TNI (Purn) Kiki Syanakri, Mayjen TNI (Purn) Tayo Tarmadi S.Sos, M.M, beserta para Pembina YBPP Karawang, Ketua Umum YBPP Ir Iman Sumantri beserta para pengurus YBPP, Ketua Dewan Pengawas YBPP Nurdin Singadimeja S.H, M.H, beserta para anggota Dewan Pengawas YBPP, dan wisudawan beserta orangtua mereka. (uya/*)

Tags:

Berita Terkait

Related News