Cirebon Power Fasilitasi Dua Lampu Suar Di Perairan Mundu

CIREBON,- Guna membantu navigasi nelayan usai melaut menuju daratan, Cirebon Power memfasilitasi dua lampu suar di perairan Mundu Cirebon.

Dua lampu suar ditempatkan di perairan Desa Citemu dan Desa Waruduwur. Hal itu untuk membantu para nelayan ketika hendak pulang menuju daratan, agar tidak tersesat di perairan.

Direktur Corporate Affairs Cirebon Power Teguh Haryono mengatakan, bantuan lampu suar ini merupakan tindak lanjut dari usulan nelayan yang disampaikan pada perusahaan.

"Dengan adanya lampu suar ini, diharapkan nantinya bisa membantu nelayan ketika beraktivitas. Dan para nelayan bisa hemat waktu. Karena tidak harus mutar-mutar cari arah yang tepat," katanya. Kamis (17/10).

Menurut Teguh, pembangunan lampu suar ini sebenarnya tidak membutuhkan waktu yang lama, namun proses untuk menentukan lokasi dan lampu yang tepat, cukup memakan waktu. Lampu yang dipilih menggunakan tenaga surya, sehingga minim perawatan dan biaya.

"Untuk saat ini kita akan lihat dulu, sejauh mana manfaat yang dihasilkan dari pembangunan lampu suar ini. Jika memang bermanfaat dan dibutuhkan oleh nelayan, maka kita akan mencoba untuk memfasilitasi di wilayah lainnya,”.

Carwita, salah seorang nelayan asal Desa Waruduwur, Kecamatan Mundu, mengaku sangat terbantu dengan dibangunnya lampu suar ini. 

"Karena para nelayan kerap salah arah, jika hendak menuju daratan,” katanya. 

Carwita menyebut, lampu suar yang difasilitasi oleh Cirebon Power ini belum ada di wilayah manapun, terutama sekitar perairan Cirebon. Sehingga, dia mengklaim, bahwa lampu suar ini yang terbaik.

"Setiap titik yang difasilitasi lampu suar, terdapat dua lampu yang dipasang, berwarna hijau dan merah. Jadi, nanti kita tinggal pilih jalur yang di tengah lampu itu," cetusnya.

Mewakili nelayan yang ada di Mundu, Satoni mengucapkan terima kasih kepada Cirebon Power atas pembangunan lampu suar tersebut. 

"Di Kecamatan Mundu, ada sekitar 900 kapal dengan 2.500 nelayan. Sehingga dengan adanya bantuan lampu suar itu, sangat membantu warga Mundu yang cukup banyak berprofesi sebagai nelayan,” pungkasnya. (abr/*)

Tags:

Berita Terkait

Related News