Pria Ini Gagahi Santrinya Berkali-kali

SUMENEP,- Satuan Reserse Kriminal Polres Sumenep membekuk Gufron, seorang yang melakukan pencabulan terhadap santrinya, di Pulau Giliyang, Dusun Baru, Desa Branraas, Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep. Gufron merupakan seorang ustadz yang juga pengasuh Yayasan Nurul Iman.

Kapolres Sumenep AKBP Muslimin menerangkan, pencabulan terhadap S, salah seorang santri, dilakukan pada Juni 2019 sekitar pukul 06.00. Saat itu, korban disetubuhi oleh tersangka di dalam ruang kelas Yayasan Nurul Imam. 

“Korban mengatakan bahwa tersangka bukan hanya satu kali saja melakukan kejahatan seksual, akan tetapi berkali-kali,“ ungkapnya.

Selain itu, kata Muslimin, dua aksi bejat Gufron lainnya dilakukan di kamar Hotel Safari dan di dalam kandang ayam di Dusun Balai Desa Banraas, Kecamatan Dungkek.

Akibat aksinya, tersangka dijerat dengan Pasal 81 ayat (1) dan (3) dan Pasal 82 ayat (1) dan (2) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU No 23/2002 tentang Perlindungan Anak, yang ancaman  hukumannya hingga 20 tahun penjara. (uya/*)

Tags:

Berita Terkait

Related News