Pertanyakan Perkembangan Kasus Korupsi Pokir, MPPN Bakal Datangi Kejati Jabar

KARAWANG,- Kasus dugaan korupsi mantan pemborong pokir/aspirasi, Ahmad Zamakhsyari, yang dilaporkan oleh LSM Masyarakat Pemantau Penyelenggara Negara ke Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, hingga saat ini perkembangannya masih mandek atau jalan di tempat.

Karena itu, Ketua LSM MPPN Tatang Suryadi memastikan bakal mempertanyakan kembali perkembangan kasus tersebut ke kejaksaan. 

“Dalam waktu dekat kami akan menyambangi Kejati Jabar untuk mengetahui sejauh mana perkembangan dalam penanganan kasus korupsi yang diduga dilakukan Ahmad Zamakhsyari," ucap Tatang, kepada Portaljabar.net, Selasa (5/11).

Tatang menekankan, langkahnya untuk mempertanyakan kembali dugaan kasus korupsi tersebut didasari rasa kepedulian lembaganya dalam membantu penegak hukum melakukan pemberantasan korupsi.

Tatang menegaskan, apa yang dilakukan tidak didasari oleh dorongan kepentingan politik manapun, tapi murni demi kepentingan rakyat dalam rangka menjamin keadilan bagi siapapun juga.

"Saya tidak peduli siapapun orangnya yang terindikasi terlibat korupsi yang diproses secara hukum. Apalagi kasus dugaan korupsi mantan pemborong pokir ini sudah berjalan empat tahun, dan tidak ada perkembangan berarti," tegas dia.

Seperti diketahui, dugaan kasus korupsi ini berasal dari jual beli proyek aspirasi. Dimana mantan Anggota DPRD Karawang Jejen Affandi Nugraha, selaku pemberi proyek aspirasi dan penerima gratifikasi, telah divonis bersalah. Sementara, Ahmad Zamakhsyari, mantan pemborong pokir yang juga penerima proyek aspirasi dan pemberi gratifikasi, hingga saat ini belum diproses secara hukum. (uya/*)

Tags:

Berita Terkait

Related News