Aktivitas Pertambangan Ilegal Resahkan Warga

PURWAKARTA,- Aktivitas salah satu penambangan pasir di wilayah perbatasan Kelurahan Munjul Jaya, Desa Selaawi, Kecamatan Pasawahan dan Desa Cirende, Kecamatan Campaka, membuat resah masyarakat sekitar. Pasalnya, kegiatan pertambangan tersebut diduga ilegal. 

Warga Kampung Ciselang, Kelurahan Munjuljaya mengaku, merasa khawatir dengan aktivitas truk pengangkut pasir yang biasa melintas di wilayah tersebut. Pasalnya, warga menilai bolak-baliknya truk bisa merusak infrastruktur atau jalan yang baru diaspal.

"Kami sangat keberatan jalan ini dilintasi truk-truk besar bermuatan pasir basah dan melebihi tonase, akibatnya ruas jalan Kampung Ciselang dan Kampung Munjul kembali rusak. Sedangkan ini baru dibangun beberapa waktu lalu," ungkap warga setempat yang enggan disebutkan namanya, Rabu (6/11).

Selain dikhawatirkan merusak jalan, kata dia, aktivitas galian diduga ilegal itu juga dianggap mengganggu kenyamanan warga dan pengguna jalan. Oleh karena itu, masyarakat meminta pemerintah desa dan dinas terkait menindak tegas galian pasir tersebut.

"Karena meresahkan dan dikhawatirkan merusak jalan yang baru saja dibangun, kami minta tindakan tegas dari aparat pemerintah ataupun aparat kepolisian terkait galian ilegal tersebut," tegasnya. (rhu/*)

Tags:

Berita Terkait

Related News