Sebanyak 718 Atlet Silat Bertarung Di Kejurnas

KUNINGAN,- Kejuaraan Nasional Silat Kuningan Open III diikuti sebanyak 718 atlet silat dari se-Indonesia, kompetisi dimulai dari hari Rabu-Minggu, (6-10/11).

Penyelenggara kegiatan, Iyan Irwandi yang juga ketua Paguyuban Barudak Silat Sekolah (PBSS) menerangkan, PBSS sebuah perguruan yang banyak melahirkan atlet di Kuningan membuka 3 kategori lomba yaitu Kelas Usia Dini, Kelas Remaja, dan Kelas Dewasa.

"Kegiatan skala nasional ini terselenggara berkat kepanitiaan dari PBSS Kuningan, adapun sumber anggarannya adalah swadaya peserta dari pendaftaran, dan donatur yang tidak mengikat, semua demi kemajuan pencaksilat tanah air," terang Iyan.

Peserta yang terdaftar mencapai 718 orang dari berbagai provinsi. Menurut Iyan, yang terjauh adalah peserta dari Kabupaten Samosir, Provinsi Sumatera Utara. Demi mengikuti kejuaraan ini dia harus melakukan perjalanan darat selama 5 hari menuju Kuningan.

"Kejurnas Kuningan Open 3 diharapkan mampu mencetak juara yang berkualitas, bagi Kuningan sendiri diharapkan mampu mencetak juara, dan bisa mengikuti kompetisi yang lainnya, seperti Porda. Perguruan PBSS beberapa kali mencetak juara di event provinsi tersebut," ujarnya.

Acara pembukaan berlangsung meriah, Bupati Kuningan Acep Purnama membuka secara simbolis dengan menabuh gong, pembukaan ini diikuti dengan atraksi pencak silat dari perwakilan peserta dengan membentuk formasi, penampilan jurus silat, dan atraksi pertarungan menggunakan senjata tongkat serta pedang.

"Tidak mudah menggelar acara skala nasional seperti ini, saya sangat mengapresiasi upaya PBSS Kuningan, mudah-mudahan kegiatan ini terus berlanjut," ujar Acep.

Sementara, wakil Sekretaris IPSI Jawa Barat Lulu Lukman sangat berharap kejurnas ini akan membangkitkan kembali perguruan-perguruan silat di Kuningan.

"Dulu di Kuningan perguruan silat banyak sekali, semoga kejurnas ini menjadi motivasi dan mengaktifkan kembali perguruan silat ini, kami IPSI Jabar sangat mendukung pelestarian dan pengembangan pencak silat di Kuningan," pungkasnya. (om)

 

 

Tags:

Berita Terkait

Related News