Terapi Air Kencing Dan Sejumlah Manfaatnya, Mitos Atau Fakta?

Reaksi yang pertama kali muncul di benak Anda saat mendengar soal terapi minum air kencing untuk kesehatan adalah rasa tidak percaya atau bahkan jijik. Terapi air kencing memang merupakan salah satu metode pengobatan dan perawatan diri yang tidak biasa dan cukup aneh.

Namun, sebelum Anda langsung berpaling karena jijik, sebaiknya pelajari dulu beberapa fakta soal air kencing yang diyakini sebagai air kehidupan bagi masyarakat tertentu.

Tak seperti yang Anda kira, air kencing manusia atau urin bukanlah sebuah kotoran biologis manusia yang dihasilkan dari sistem ekskresi (pembuangan) tubuh. Darah yang menyimpan berbagai zat dan nutrisi penting akan melewati hati, di mana racun-racun akan dipisahkan dan dibuang dalam bentuk padat yang dikenal sebagai feses. Lalu darah yang sudah bersih ini akan melalui proses penyaringan lagi pada ginjal. Dalam proses ini, komponen-komponen yang sudah tidak dibutuhkan lagi oleh tubuh akan terkumpul dalam wujud cairan. Cairan yang disebut air kencing ini terdiri dari 95% air dan 5% berbagai nutrisi antara lain vitamin, mineral, protein, dan antibodi.

Sejarah Terapi Air Kencing

Terapi urin atau terapi air kencing manusia sudah dikenal sejak beribu tahun lalu sebagai metode pengobatan dan perawatan diri. Pengobatan ini banyak ditemukan pada negara-negara di Asia seperti Cina, Mesir, dan India. Beberapa penemuan juga menunjukkan bahwa terapi urin banyak dipraktikkan pada negara-negara di Afrika. Masyarakat pada zaman kuno percaya bahwa air kencing mengandung berbagai khasiat yang menyehatkan dan mampu mengobati berbagai penyakit.

Tradisi pengobatan ini pun masih terus dipercaya hingga zaman kini sebagai bentuk pengobatan alternatif. Biasanya orang-orang yang menjalani terapi urin akan secara rutin mengonsumsi satu cangkir air seni mereka di pagi hari sebelum menyantap sarapan apa pun. Dengan melakukan hal ini, tubuh diharapkan jadi lebih sehat dan tahan terhadap berbagai penyakit. Terapi ini juga umumnya dijalani bila seseorang sedang melawan penyakit tertentu.

Beberapa Manfaat Dari Terapi Air Kencing

Metode pengobatan dan perawatan diri dengan air kencing manusia ini bisa dilakukan dengan berbagai cara. Misalnya dengan meminum langsung atau mengoleskannya pada bagian tubuh tertentu. Mereka yang percaya dengan manfaat terapi urin menganggap air kencing dapat membantu mengatasi berbagai masalah kesehatan. Berikut adalah beberapa contoh umum penggunaan air seni sebagai bentuk pengobatan alternatif.

1. Pengobatan Kanker

Untuk mengobati kanker, air kencing dianggap ampuh sebagai agen untuk melawan sel-sel kanker yang berkembang dalam tubuh. Air kencing penderita kanker dipercaya mengandung antigen tumor, yaitu sejenis protein yang ditemukan pada darah penderita kanker. Antigen ini berisiko memicu kanker. Dengan minum air seni yang mengandung antigen tumor, tubuh diharapkan akan semakin banyak memproduksi antibodi alami yang akan melawan pertumbuhan sel kanker.  

2. Meredakan Infeksi

Sebagian orang percaya bahwa air kencing manusia memiliki sifat antibakteri. Ini karena air kencing diduga mengandung zat-zat antibodi dan berbagai sel yang berperan untuk membentuk kekebalan tubuh. Jika diminum, air kencing berfungsi untuk meredakan infeksi dalam tubuh yang disebabkan oleh bakteri. Infeksi bakteri yang terjadi di kulit juga dipercaya bisa disembuhkan dengan cara mengoleskan langsung air kencing pada bagian yang mengalami infeksi.

3. Mengatasi Masalah Kulit

Selain meredakan infeksi yang disebabkan oleh bakteri, banyak orang memercayai khasiat air kencing untuk mengatasi jerawat. Pada zaman kuno, air kencing juga dipercaya bisa menjaga kekencangan kulit dan mencegah penuaan dini yang ditandai dengan munculnya keriput atau garis-garis halus pada wajah. Sebagian orang pun secara rutin mengoleskan air seni pada wajah untuk merawat kecantikan.

4. Memutihkan Gigi

Bangsa Roma kuno menggunakan air kencing manusia untuk perawatan gigi. Air kencing dipercaya bisa memutihkan gigi. Ini karena kandungan amonia dalam urin diyakini berfungsi sebagai pemutih alami. Masyarakat Romawi akan mengoleskan air kencing mereka pada bagian gigi dan gusi sebagai pembersih alami.

5. Obat Luka Bakar Dan Luka Sengatan Binatang

Ketika Anda tersengat binatang seperti ubur-ubur atau mengalami luka baka, air kencing manusia menjadi pilihan beberapa orang untuk meredakan rasa sakit dan mengobati luka tersebut. Dengan mengoleskannya pada luka, diharapkan kulit akan lebih cepat sembuh karena sifat air kencing sebagai antiseptik alami. Hingga kini, masih banyak yang mempraktikkan cara ini.

6. Mencegah Penyakit

Sebagian masyarakat di Asia, terutama Cina dan India, masih rutin menjalani terapi urin dengan cara minum air kencing yang diproduksi setelah bangun tidur pada pagi hari (air kencing pertama). Terapi ini dianggap ampuh untuk mencegah berbagai jenis penyakit dan meningkatkan kekebalan tubuh terhadap virus dan bakteri berbahaya. Jutaan orang di dunia telah menjalani terapi urin dan mengakui khasiatnya bagi kesehatan mereka. (Uya/dari berbagai sumber)

Tags:

Berita Terkait

Related News