BPBD Terus Salurkan Air Bersih Untuk Warga

CIREBON,- Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Cirebon hingga saat ini masih terus menyalurkan bantuan air bersih, terhadap warga yang terdampak kekeringan. 

Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Cirebon Eman Sulaeman menyampaikan, setiap hari BPBD masih menyalurkan bantuan air bersih untuk 14 desa. 

"Kekeringan di Kabupaten Cirebon, sampai hari ini sudah melanda 35 desa di 18 kecamatan. Walaupun hujan sudah sempat turun tapi belum merata,” katanya. Selasa (12/11).

Menurut Eman, berdasarkan data yang masuk hingga akhir bulan Oktober 2019, BPBD Kabupaten Cirebon sudah menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 4 juta liter. Jumlah tersebut, kata Eman, melonjak 100 persen jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, yakni 1,7 juta liter. 

“Berarti lonjakannya 100 persen lebih. Desa yang terdampak tahun kemarin hanya 29 desa, tapi sekarang sudah mencapai angka 35. Belum lagi masih ada (tambahan) desa-desa yang memohon air kepada kami," ucapnya. 

Kendala dalam penyaluran bantuan air bersih, Dikatakan Eman, karena armada yang digunakan sebanyak merupakan milik tiga instansi, yakni BPBD, Dinas Sosial, dan PDAM.

"Karena sampai saat ini, setiap hari ada 14 desa yang harus dikirim," cetusnya.

Masih dikatakan Eman, jumlah empat juta liter air bersih yang dikirim untuk masyarakat terdampak itu merupakan bantuan yang disalurkan oleh BPBD dan PDAM saja.

“Kalau jumlahnya ditambah dengan bantuan dari pihak swasta, komunitas dan lembaga atau instansi lain, maka angkanya diperkirakan mencapai 5 juta liter,” sahutnya.

Dia memastikan penyaluran bantuan air bersih untuk masyarakat yang terdampak akan dihentikan pada akhir November ini.

"kedepannya BPBD Kabupaten Cirebon, khususnya pencegahan dan kesiapsiagaan bersama (FPRB) akan memberikan penyuluhan kepada masyarakat tentang kesiapsiagaan menghadapi musim hujan maupun musim kemarau,” bebernya. (abr/*)

Tags:

Berita Terkait

Related News