Dewan Pertanyakan Kajian Trans Metro Bandung

BANDUNG,- Pemerintah Kota Bandung resmi mengaktifkan transportasi umum koridor lima Trans Metro Bandung. Namun hal tersebut dikritisi oleh DPRD Kota Bandung.

Anggota Komisi C DPRD Kota Bandung, Folmer SM Silalahi mengingatkan Pemkot agar TMB tersebut tidak seperti bus sekolah yang berjalan tidak efektif. 

Apalagi terdapat puluhan bus sekolah yang sudah menghabiskan dana miliaran rupiah dan tidak terpakai lagi, lantaran adanya perubahan sistem penerimaan peserta didik baru (PPDB), yaitu sistem zonasi untuk seluruh sekolah. 

"Bus tersebut saat ini disimpan di Kantor Dishub Kota Bandung," ucap Folmer, di Gedung DPRD Kota Bandung, Selasa (12/11).

Folmer mempertanyakan, apakah Pemkot sudah melakukan kajian secara komprehensif sebelum TMB diluncurkan. Menurut Folmer, sistem transportasi publik akan berjalan efektif jika dilakukan kajian secara menyeluruh, khususnya sosialisasi terhadap penumpang itu sendiri. 

"Jadi ini harus ada kajian yang komprehensif kalau ingin sistem transportasi kita berjalan baik," ucapnya.

Folmer menyebut, keberadaan sistem transportasi publik di Kota Bandung masih minim. Pasalnya, dari kebutuhan 14 koridor, baru 5 koridor yang terpenuhi.

“Yang ada masih 5 dari sekira 13 atau 14 koridor yang dibutuhkan," pungkasnya. (pan/*)

Tags:

Berita Terkait

Related News